Milad Kedua, ITJ Jogja Bagi-bagi Jilbab, Gelar Kajian dan Donor Darah

Foto: Milad ITJ

KIBLAT.NET – #IndonesiaTanpaJIL adalah sebuah gerakan kreatif dari pemuda muslim Indonesia. Lahir pada pertengahan Februari 2012, sebagai perlawanan atas menyebarnya pemikiran Islam Liberal. Individu-individu yang “gregetan” terhadap perusakan agama dan penyebaran ideologi Sekulerisme, Pluralisme dan Liberalisme, kemudian menyatukan diri bersama dalam #IndonesiaTanpaJIL.

Dua tahun sudah gerakan ini hadir di tengah masyarakat Indonesia. Banyak agenda dan kegiatan yang telah dilaksanakan guna menyadarkan kepada masyarakat luas bahwa SEPILIS (Sekulerisme, Pluralisme dan Liberalisme) ini sudah marak dan merajalela di kehidupan sehari-hari. Bahkan sampai ke ranah pemerintahan negara.

Milad #IndonesiaTanpaJIL adalah salah satu agenda rutin yang diadakan tiap tahunnya. Dalam memperingati milad kali ini tujuannya adalah untuk mengkampanyekan kepada masyarakat luas bahwa kita sebagai umat Islam berkewajiban untuk selalu memegang teguh agama Islam sesuai Al-Quran dan Sunnah.

Pada milad kedua yang mengambil tema “Satu Visi Berantas Liberalisme” ini, #ITJ Jogja akan mengadakan beberapa rangkaian acara pada hari Ahad, (23/2) yang dipusatkan di Sunmor (Sunday Morning) UGM dan Masjid Jogokariyan. Bekerjasama dengan beberapa elemen organisasi, seperti Peduli Jilbab, FSLDK Yogyakarta, FSRMY, Farohis, PMI Kota Yogyakarta, BKPRMI Yogyakarta dan juga Takmir Masjid Jogokariyan.

Acara Milad #ITJ Jogja yang pertama adalah, tebar jilbab dan flyer di seputaran Sunmor UGM jam 7-10 pagi. Kedua, bekerjasama dengan PMI Jogja mengadakan aksi donor darah di halaman Masjid Jogokariyan, mulai ba’da dzuhur-jam 17.00 sore. Ketiga, kajian dengan tema “memurnikan akidah” bersama Ustadz RidwanHamidi (Ketua MIUMI Jogja) jam 15.00-maghrib.

Milad ITJ

Milad ITJ

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Laporan Syamina: Goyahnya Tata Dunia Liberal

Rilis Syamina - Sabtu, 17/02/2018 17:46

Toleransi, antara Islam dan Kaum Liberal

Munaqosyah - Selasa, 28/11/2017 20:04