Perkuat Hegemoni di Iraq, Iran Bangun Kamp Militer Permanen

KIBLAT.NET, Diyala – Di tengah pembantaian terhadap warga Sunni di kota Miqdadiyah, Provinsi Diyala, militer Iran dikabarkan berbondong-bondong memasuki wilayah Iraq. Mereka mendirikan markas militer permanen untuk mendominasi posisinya di negara tetangga itu.

Harian Arabi 21 melansir dari sumber ekslusif di milisi Syiah Iraq, Al-Hasd Al-Syakbi, di Provinsi Diyala, Senin (18/01), ekspansi militer Iran itu atas permintaan komandan tinggi milisi Al-Has Al-Syakbi. Markas militer yang dibangun permanen sehingga memungkinkan mereka berada di wilayah itu dalam waktu lama.

Sumber anonim itu menunjukkan, dalam tiga hari terakhir ratusan serdadu Iran memasuki Iraq lengkap dengan perlatan militer. Mereka menunggapi puluhan mobil militer kecil untuk menempati empat kamp militer permanen.

Ratusan tentara itu, lanjutnya, kini berdinas di kamp militer di daerah Mandali dan Khaniqin yang masuk dalam wilayah Diyala. Sementara sisanya berada di jarak 20 kilometer di dalam wilayah Iraq yang berbatasan dengan Iran di provinsi yang sama.

Para tentara Iran itu memasuki Iraq dengan pakaian sipil dalam rombongan bus. Mereka berkedok sebagai penziarah tempat-tempat suci Syiah di kota Samarra. Namun mereka tidak menuju ke Samarra, melainkan ke kamp-kamp militer tersebut.

Terkait perlengkapan militer, para penjaga di pos-pos perbatasan Iran memastikan kelengkapan peralatan tersebut. Seragam militer dan senjata baru boleh dipakai ketika sudah memasuki wilayah Iraq.

Sumber itu menjelaskan, pos-pos perbatasan Iran itu sudah berada di dalam wilayah Iraq dan dibangun sejak 2003. Fungsi pos itu bukan lagi menjadi pos penjagaan, namun seperti barak militer yang bertugas memberikan dukungan logistik tentara Iran yang berada di dalam wilayah Iraq.

Menurut sumber tersebut, kedatangan militer Iran ini atas permintaan komandan milisi Al-Hasd Al-Syakbi tanpa berkoodinasi dan meminta izin pemerintah. Bantuan ini untuk menghindari serangan balasan ISIS, setelah pembantaian terhadap warga Sunni di Miqdadiyah.

Kota Miqdadiyah di Provinsi Diyala dalam sepekan terakhir menyaksikan pembantain mengerikan terhadap warga Sunni. Pelakunya adalah milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi yang dilegalkan pemerintah. Puluhan warga dieksesi mati. Sejumlah masjid dihancurkan. Rumah-rumah warga dan toko menjadi sasaran penjaran.

Sumber: Arabi21
Penulis: Hunef Ibrahim

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Milisi Syiah Yaman dan Irak Jalin Kerja Sama

Yaman - Rabu, 07/09/2016 06:49