×

Temukan Pizza Babi Dilabeli Halal, Pria Ini Gugat Little Caesars Rp1,3 Triliun

Foto: Restoran cepat saji Little Caesars.
... shares

KIBLAT.NET, Michigan – Seorang pria Muslim akhirnya menggugat restoran cepat saji Little Caesars senilai $ 100 juta atau Rp1,3 triliun karena berulang kali menyuguhi pizza daging babi dengan label halal.

Dikutip dari Detroit Free Press, Sabtu (27/05), Little Caesars di Schaefer Road, Dearborn, berada di sebuah distrik yang 99 persen warganya Muslim. Di jendela restoran itu terdapat gambar pizza dengan tulisan “Halal”.

Pria bernama Mohammad Bazzi itu awalnya memesan pizza pepperoni halal berukuran besar. Dia pun menerima tanda terima dengan catatan produk makanan halal. Setelah beberapa kali menggigit pizza, dia dan istrinya menyadari bahwa mereka sedang makan daging babi. Istri Bazzi yang telah masuk Islam tahu benar bahwa daging pizza itu merupakan daging babi.

Daging babi, dalam hukum Islam, dinyatakan sebagai makanan haram atau dilarang untuk disantap. Tuntutan hukum Bazzi diajukan di Pengadilan Wayne County.

Menurut pengacara Bazzi, Majed Moughni insiden itu memunculkan dua teori. “Pertama, mereka ceroboh, sembrono mengabaikan kepercayaan agama warga dan setiap kali sibuk mereka tidak dapat mengikuti beban kerja dan memberikan (daging) babi tidak halal yang dinyatakan bahwa itu halal,” katanya. “Kedua, mereka telah mencemari seluruh lini produksi, membuatnya tidak halal,” imbuhnya.

Bazzi sebelumnya pernah melaporkan kasus itu ke polisi pada tanggal 23 Maret. Dia menganggap kasus itu sebagai kejahatan berdasarakan undang-undang lokal dan negara bagian terkait penipuan terhadap konsumen.

BACA JUGA  IHW: Makanan Tak Berlabel Halal Rugikan Masyarakat

Pada tanggal 24 Mei 2017, Bazzi kembali ke restoran itu dan memesan pizza haloni pepperoni. Dia mengatakan bahwa hal yang sama terjadi. Yakni, pizza berlabel halal, tapi mengandung daging babi.

Bazzi kemudian menemui manajer restoran. Dalam sebuah rekaman pertemuan, manajer tersebut empat kali menyangkal temuan Bazzi sebelum akhirnya mengakuinya.

“Saya pikir mereka memiliki (makanan) halal di sana, tapi ini adalah tempat pizza yang sangat sibuk dan ketika mereka merasa kewalahan dengan permintaan, mereka memasukkannya ke dalam kotak halal dan mengirimkannya keluar,” kata Moughni.

“Klien saya menjelaskan bahwa ada seorang Muslim lain yang menunggu orderannya dan mereka melakukan hal yang sama padanya.”

Sementara itu, pihak Little Caesars yang berkantor pusat di Michigan, mengeluarkan pernyataan terkait tuntutan hukum tersebut.

“Little Caesars menghargai pelanggan kami dari semua agama dan budaya, dan komunitas yang kami layani sangat penting bagi kami. Meskipun kami tidak dapat berkomentar mengenai proses pengadilan yang tertunda, kami menganggap serius klaim ini,” bunyi pernyataan pihak restoran cepat saji tersebut.

Editor: Ibas Fuadi
Sumber: Sindonews

... shares

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

IHW: Makanan Tak Berlabel Halal Rugikan Masyarakat

Indonesia - Selasa, 20/06/2017 06:41