×

Pakar Telematika Bantah Teori Polisi Soal Chat HRS dan FH

Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono
... shares

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Telematika, Hermansyah menyoroti pernyataan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono yang menyebut bahwa chatting HRS dan FH sudah terbukti, setelah mengkroscek ke perusahaan penyedia telekomunikasi, Telkomsel. Menurut Hermansyah, argumen Argo sangat lemah.

“Ada pernyataan pak Argo, handphone satu dengan yang lain ada transmisi. Handphonenya sudah di cek Telkomsel atas nama Rizieq Shihab. Dari sisi telematika saya bilang ini banyak kelemahan,” katanya saat diskusi ‘Uji Shahih Alat Bukti Elektronik dalam Kasus HRS’ di Hotel Balairung, Jakarta pada Jumat (16/06).

Pertama, ia menjelaskan bahwa nomor Telkomsel Habib itu sebelum aksi 411 siapapun bisa tahu. Jadi artinya, komunikasi antara banyak orang. Menurutnya, tidak perlu dicek di Telkomsel.

Kemudian yang kedua yaitu argumen Argo bahwa ada transmisi antara handphone Firza Husein dan HRS. Jika transmisi data yang dimaksud berarti kedua handphone ada koneksi ke WhatsApp melalui internet maka disebut Chat satu sama lain. Hermansyah membantah teori terebut.

“Belum tentu (chattingan.red), saya bilang. Karena chat WhatsApp itu tidak berhubungan dengan operator. Jadi kalau bicara mengenai WhatsApp lalu konfirmasi ke Telkomsel menurut saya salah besar,” tegasnya.

“WhatsApp sendiri tidak tahu si A ngomong sama si B. Bagaimana bisa telkomsel bisa tahu,” imbuhnya.

Hermansyah juga menegaskan bahwa orang bermain whatsapp tidak perlu menggunakan sim card. Sebab, bisa menggunakan wi-fi.

“Dan nama serta photo dalam whatsapp itu kan bisa diganti-ganti. Jadi, saya sama bapak misalnya, bisa ganti foto dan nama,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Hunef Ibrahim

... shares

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Pakar Telematika: Pengedit Chat FH dan HRS Amatiran

Indonesia - Sabtu, 17/06/2017 13:26