×

Ulama Turki Dukung Syaikh Yusuf Qardhawi

Foto: Dr. Yusuf al-Qardhawi
... shares

KIBLAT.NET, Ankara – Sejumlah ulama terkemuka Turki dilaporkan telah merilis pernyataan bersama untuk memberi dukungan kepada ketua Persatuan Ulama Islam Internasional, Dr. Yusuf al-Qardhawi.

“Kami menyatakan bahwa kami bersama negara Qatar, dan bersama para ulama seperti al-Qardhawi yang menentang imperialisme. Kami menuntut berbagai tindakan yang tidak masuk akal terhadap mereka segera diakhiri,” tulis pernyataan tersebut.

Mereka menggambarkan perlakuan yang diterima oleh al-Qardhawi, Ikhwanul Muslimin, dan Hamas itu tidak adil. “Menuding dua gerakan/organisasi yang berbeda, yaitu Ikhwanul Muslimin dan Hamas sebagai teroris, dan menganggap semua orang yang dekat dengan mereka sebagai musuh, itu sama saja dengan menginginkan kehancuran bagi siapa saja yang berfikir & peduli terhadap umat Islam dan yang menentang imperialisme”.

“Yusuf al-Qardhawi dan ulama-ulama lain yang seperti beliau merupakan bagian dari kehormatan dan hati nurani umat”. Para ulama Turki itu mensinyalir bahwa kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Arab Saudi adalah sebab diberlakukannya blokade terhadap Qatar.

Di antara ulama Turki yang ikut menandatangani pernyataan yang dirilis pada hari Kamis (15/06) itu ada nama-nama terkenal seperti Ahmet Agirakca, Yusuf Ziya Kavakci, Ramazan Kayan, Nureddin Yildiz, Ahmet Tasgetiren and Ali Riza Demircan.

Pada tanggal 9 Juni lalu, sebuah pernyataan bersama oleh Arab Saudi, Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab memasukkan nama 59 individu dan 12 organisasi amal di Qatar yang dituding terkait dengan terorisme. Di dalam daftar tersebut ada nama Dr. Yusuf al-Qardhawi, dan mantan Menteri Dalam Negeri Qatar Abdullah bin Khalid.

Qatar merespon balik tindakan negara-negara Arab tetangganya itu melalui pernyataan Menteri Luar Negeri bahwa tudingan mereka terhadap Qatar sebagai sesuatu yang tidak berdasar dan merupakan fitnah.

Reporter: Yasi Muslim
Sumber: Worldbulletin

... shares

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Saudi Bantah Minta Bantuan untuk Dimediasi dengan Iran

Arab Saudi - Kamis, 17/08/2017 09:15