×

Inilah 7 Tips Untuk Meraih Malam Lailatul Qadar

... shares

KIBLAT.NET – Dua pertiga bulan Ramadhan sudah berlalu. Bagaimana sebelum Ramadhan datang, kita semua bersiap untuk kedatangannya, sekarang bulan yang ditunggu-tunggu itu akan meninggalkan kita. Penting bagi seorang mukmin untuk merasa belum cukup untuk beramal yang terbaik sepanjang bulan. Untuk itu, masih ada harapan. Sepuluh hari terakhir Ramadan sedang berjalan, ada kesempatan itu.

Selain itu, sepuluh hari terakhir Ramadhan memiliki keunggulan tambahan yang penting karena ada Lailatul Qadar (Malam Seribu Bulan) di salah satu malamnya. Inilah saatnya untuk mulai membuat rencana yang lebih baik untuk sisa hari Ramadan untuk memaksimalkan pahala, insya Allah. Berikut ini adalah tujuh tips tentang cara kita agar mendapatkan penghargaan pada malam yang di dalamnya ibadah itu seperti yang dilakukan selama 83 tahun.

“Malam Qadr itu lebih baik dari seribu bulan.” (Al-Qadr: 3)

1. Memurnikan niat

Rasulullah sallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda, “Imbalan perbuatan itu tergantung pada niat dan setiap orang akan mendapatkan pahala sesuai dengan apa yang dia niatkan …” (Sahih Al-Bukhari)

Karena amal dinilai berdasarkan niat, langkah pertama untuk melakukan sesuatu adalah memastikan niat itu murni. Mendapatkan penghargaan atas perbuatan baik yang kita lakukan bergantung pada alasan untuk melakukannya.

2. Menyempurnakan shalat lima waktu

“Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada hal-hal yang Aku wajibkan kepadanya. Hamba-Ku tidak henti-hentinya mendekat kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunah hingga Aku mencintainya.” (Sahih Al-Bukhari)

Sering kali, orang lebih fokus pada amal sunah selama bulan Ramadhan dan kurang memperhatikan yang wajib (faraid). Ini adalah kesalahan besar karena ibadah wajib lebih unggul dari amalan sunah. Dan kita mendekatkan diri kepada Allah Subḥānahu wa ta’āla terlebih dahulu melalui ibadah wajib. Jadi, jangan lewatkan shalat Subuhmu, karena sepanjang malam dipakai untuk tahajjud. Shalatlah tepat waktu dan tingkatkan kekhusyukan.

3. Tingkatkan hubungan Anda dengan Al-Qur’an

Ramadan adalah bulan Al-Qur’an, dan karena penghargaan bertambah selama bulan ini, inilah saat yang tepat untuk berlatih memiliki hubungan yang lebih kuat dengan Al-Qur’an. Membaca Al-Qur’an tidak hanya sebatas bulan Ramadhan, tapi Ramadhan adalah saat perbuatan baik dilakukan lebih giat. Ini tidak berarti bahwa Anda harus berpacu untuk menyelesaikan keseluruhan Al Qur’an tanpa meluangkan waktu untuk tadabur.

Jika tujuan Anda adalah menyelesaikan membaca Al Qur’an, teruskan itu, tapi tinggalkan beberapa saat untuk refleksi. Jika Anda tidak sepenuhnya memahami arti dari ayat-ayat tersebut, baca terjemahannya, dan bahkan lebih baik lagi, tafsirnya. Anda tidak harus melakukan itu untuk seluruh Qur’an. Kata-kata Allah subḥānahu wa ta’āla begitu dalam dan luar biasa sehingga satu atau beberapa ayat akan cukup untuk direnungkan sepanjang malam.

4. Bertobat dan menjauhi ucapan sia-sia

“Dan orang yang bertobat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya. Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.” (Al-Furqan: 71-72)

Ini tidak terbatas pada 10 hari terakhir Ramadhan, tapi sangat penting dalam memaksimalkan pahala sekarang. Kita semua berdosa dan melakukan kesalahan, tapi yang terbaik dari orang berdosa adalah mereka yang bertobat dengan tulus setelah melakukan dosa. Jika Anda adalah orang yang biasanya merasa sulit mengendalikan ucapan, cobalah menjauhi omong kosong atau ucapan yang tidak banyak memberi manfaat.

5. Perbanyak doa dan zikir

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al-Baqarah: 186)

Doa adalah senjata terkuat seorang mukmin, jadi gunakanlah itu! Terutama bulan ini. Jika perlu, tuliskan semua hal yang Anda ingin minta kepada Allah Subḥānahu wa ta’āla agar Anda tidak melupakan semua itu. Selain doa, perbanyaklah zikir.

6. Shalat Malam

Jika Anda bisa pergi untuk taraweh di masjid, lakukanlah. Namun, bila Anda membutuhkan ketenangan untuk membantu kekhusyukan, Anda bisa melalukannya pada larut malam. Lakukan apapun yang terbaik untukmu! Jangan biarkan semua fokus Anda pada shalat dengan rakaat sebanyak mungkin. Buatlah ruang untuk konsentrasi.

7. Bersedekah

Berikan sedekah sebanyak mungkin! Jangan melihat orang lain saat Anda membantu, tetapi berpikirlah bahwa Anda sendiri yang sangat memerlukan amal itu. Anda tidak harus kaya untuk memberi sedekah, dan itu tidak harus dalam bentuk uang. Ini bisa memberi makan seseorang, membantu, dan / atau memberikan sesuatu yang Anda sayangi.

Redaktur: Salem
Sumber: productivemuslim

... shares

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Tentang Lailatul Qadar

Konsultasi - Selasa, 28/06/2016 20:10