×

Tabrakan Kereta di Alexandria, Puluhan Orang Tewas

Foto: Tabrakan kereta di Mesir.
... shares

KIBLAT.NET, Alexandria – Dua kereta bertabrakan di kota pesisir Mesir, Alexandria, Jum’at (11/08). Kementerian Kesehatan mengatakan, 42 orang dilaporkan tewas dan 133 lainnya terluka.

Seorang saksi mata mengatakan bahwa kereta naik ke udara “membentuk piramida” saat mereka saling bertabrakan di luar sebuah stasiun pinggiran kota di kota pelabuhan Mediterania.

Presiden Abdel Fattah El-Sisi memerintahkan penyelidikan atas kecelakaan tersebut. Mayat-mayat tergeletak di lapangan saat tim penyelamat bekerja untuk membawa korban tewas dan terluka akibat gerbong yang rusak itu.

Otoritas Perkeretaapian Mesir mengatakan, tabrakan terjadi pukul 2:15 pm (1215 GMT), di dekat stasiun Khorshid di tepi kota Alexandria.

“Kesalahan pengalihan jalur kereta api adalah penyebab yang paling mungkin terjadi,” kata sumber keamanan tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Menteri Transportasi Hisham Arafat mengatakan tabrakan terjadi karena human error, namun tidak penjelasan lebih lanjut.

“Untuk menghindarinya, kita harus mengembangkan infrastruktur,” katanya kepada televisi pemerintah. “Sebuah proyek sedang berjalan untuk memperbaiki fasilitas di wilayah tersebut, namun rencana tersebut membutuhkan waktu dan dana,” katanya.

Seorang penduduk, Hoda, berdiri di atap rumahnya saat melihat kereta saling menabrak satu sama lain. “Mereka naik di udara membentuk piramida saat mereka bertabrakan,” katanya. “Saya berteriak dari atap rumah dan berlari mendekati.”

“Kereta yang saya tumpangi berjalan sangat cepat,” kata penumpang Moumen Youssef. “Saya menemukan diri saya berada di lantai. Ketika kami keluar, kami menemukan empat gerbong kereta hancur dan banyak orang di tanah.”

Orang-orang yang tewas dan yang terluka pada awalnya ditempatkan di atas selimut di sisi-sisi jalan yang melintasi tanah pertanian di pinggiran kota Alexandria.

Ambulans datang dan polisi anti huru hara dikerahkan untuk mencegah para penonton menjauh dari tempat kejadian.

Asisten menteri kesehatan Sharif Wadi mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa sebagian besar korban telah dibawa ke rumah sakit.

Sistem perkeretaapian Mesir memiliki catatan keamanan yang buruk. Kebanyakan disebabkan karena peralatan yang rusak parah karena sudah tua dan manajemen yang buruk.

Tabrakan pada Jum’at ini adalah yang terbaru dari serangkaian kecelakaan mematikan yang telah menewaskan ratusan orang selama bertahun-tahun. Badan statistik negara menunjukkan bahwa 1.249 kecelakaan kereta terjadi tahun lalu, angka tertinggi sejak 2009 saat jumlahnya mencapai 1.577.

Ini adalah kecelakaan kereta api yang paling mematikan sejak 2006, ketika setidaknya 52 orang dan 144 terluka dalam tabrakan antara dua kereta yang melakukan perjalanan di jalur yang sama di dekat Kairo.

Pada tahun 2012, kereta api menabrak bus sekolah di selatan Kairo dan menewaskan 50 orang, kebanyakan anak-anak. Ada banyak kecelakaan fatal lainnya di jaringan kereta api yang sibuk.

Pada bulan Juli 2008, setidaknya 44 orang tewas di dekat Marsa Matruh di barat laut Mesir ketika sebuah truk menabrak bus. Hal itu membuat truk dan beberapa mobil berhenti di persimpangan, menutupi jalur kereta.

Setelah kecelakaan itu, sebuah pengadilan Mesir menghukum 14 pegawai kereta api sampai satu tahun di penjara karena mengabaikan tugas.

Kecelakaan paling mematikan di jalur kereta api Mesir terjadi pada tahun 2002 ketika 373 orang meninggal saat api merobek sebuah kereta yang ramai di selatan ibukota.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi

... shares

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Presiden Mesir Umumkan Keadaan Darurat

Mesir - Senin, 10/04/2017 17:20