×

‘Negara Biayai Polisi Mahal Tapi Malah Mati Konyol’

Foto: Korps Brimob (Ilustrasi)
... shares

KIBLAT.NET, Jakarta- Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menegaku prihatin dengan kejadian penembakan Brimob ke kawannya sendiri di Blora, Jawa Tengah. Sebab, polisi yang dibayar dengan uang rakyat, justeru mati dengan sia-sia.

“IPW sangat prihatin dengan kasus ini karena negara sudah membiayai polisi-polisi dengan dana yang cukup besar untuk mengabdi pada masyarakat. Tapi akhirnya polisi-polisi itu (malah) mati konyol karena aksi polisi tembak polisi,” katanya kepada Kiblat.net melalui pesan singkat pada Rabu (10/11).

“Dan pelakunya kemudian bunuh diri degan cara menembak dirinya sendiri,” sambungnya.

Ia menceritakan, di Jateng kasus serupa pernah terjadi. Beberapa tahun lalu seorang perwira menembak mati Wakapolwiltabes Semarang di ruang kerjanya dan kemudian pelaku bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri.

“Sebelumnya keduanya terdengar bertengkar. Informasi yang diperoleh IPW, si perwira tidak senang hati karena atasannya itu menjadi backing pengusaha dan kemudian mencopotnya dari jabatannya,” ungkapnya.

Sementara itu, hingga saat ini polisi tidak transparan dengan kasus tersebut. Maka, wajar bila peristiwa yang sama terulang kembali.

“Tapi secara resmi polri tidak pernah mengumumkan latarbelakang penembakan tersebut. Padahal sepanjang polri tidak transparan kasus serupa bakal terus berulang karena akar masalahnya tidak dituntaskan,” tukasnya.

 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

... shares

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga