×

JPU Sidang Terorisme Kembali Tak Bisa Hadirkan Saksi, Pengacara Heran

Foto: Winarto (peci putih) dan Murjianto saat menjalani sidang.
... shares

KIBLAT.NET, Jakarta – Dalam sidang tuduhan terorisme dengan terdakwa Winarno dan Murjianto yang digelar Rabu (11/10), Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali tidak bisa menghadirkan saksi sesama tahanan terorisme. Menurut kuasa hukum terdakwa, Farid Ghozali, ini merupakan keempat kalinya JPU tidak bisa menghadirkan saksi.

“Jadi terdakwa atas nama Winarno dan Murjianto itu terakhir sidang 31 September menghadirkan Khairul Anam alias Bravo (terdakwa terorisme -red) sebagai saksi. Kemudian Rabu setelahnya, 3 kali Rabu setelahnya, 20,27 September, 4 oktober, tidak ada saksi untuk kedua teradakwa ini,” jelas Farid saat dihubungi Kiblat.net.

“Kemudian hari ini pun saksi tidak bisa dihadirkan,” sambungnya.

Ia juga menerangkan, JPU tidak bisa menghadirkan dengan alasan para saksi tersangka itu berada di luar Jawa. Pihak JPU dan Densus mengaku kurang personil untuk menjemput para saksi itu.

“Intinya kekurangan personil untuk menjemput saksi-saksi terdakwa Winarno dan Murjianto,” ujar Farid.

Ia juga heran dengan alasan tersebut. Sebab, polisi di Indonesia jumlahnya ribuan. Padahal, kata dia, seluruh saksi yang seharusnya dihadirkan di persidangan saat ini berada dalam Lapas.

“Padahal setahu kami, saksi ada tiga orang, pertama Suyata, Joko Ardianto, Dwi Gunawan, ketiga saksi ini masih berada dalam Lapas. Personil polisi saya yakin banyak. Apa sulitnya? kalau menangkap orang banyak, tapi giliran meghadirkan saksi kok tidak ada,” tandasnya.

 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Hunef Ibrahim

... shares

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Kelola Fitness Centre, Budi Divonis Tiga Tahun Penjara

Indonesia - Selasa, 01/11/2016 11:00