Munarman: Dunia Harus Mengklaim Balik Al-Quds Ibu Kota Palestina

Foto: Direktur An-Nashr Institute, Munarman

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur An-Nashr Institute, Munarman mengusulkan agar Indonesia mengundang parlemen negara lain untuk membahas persoalan Palestina. Hal itu ia sampaikan saat bertemu dengan dua pimpinan DPR, Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

“Kami mengusulkan alangkah baiknya apabila parlemen Indonesia menjadi pelopor untuk mengundang parlemen-parlemen negara lain terutama parlemen negara Islam untuk bersidang di Indonesia. Untuk membuat resolusi tentang kondisi Palestina dan Yerusalem sebagai ibu kota Palestina,” ujarnya pada Kamis (14/12/2017).

Menurutnya, ini adalah satu langkah perlawanan. Yaitu parlemen dunia harus mengklaim balik bahwa al-Quds atau Yerusalem sebagai ibu kota Palestina.

“Jadi diklaim balik, kalo Amerika mengklaim Yerusalem jadi ibu kota Israel, maka parlemen dunia mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota Palestina,” tegasnya.

Dengan adanya sidang parlemen tersebut, kata dia, menjadi simbol bahwa seluruh negara tidak menyetujui klaim Amerika. Menurutnya, pernyataan Donald Trump memang wajib ditolak.

“Saya kira ini menjadi pertarungan politik yang simbolik. Dan ini menunjukkan bahwa seluruh negara di dunia tidak suka atas klaim sepihak dari politik unilateral Amerika Serikat,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga