Irak: Al Baghdadi Masih Hidup, Terluka Parah di Suriah

Foto: Abu Bakar Al-Baghdadi saat mendeklarasikan Khilafah di Masjid An-Nur pada Juli 2014 lalu

KIBLAT.NET, Baghdad – Kementerian Dalam Negeri Irak menyatakan bahwa pemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi masih hidup. Ia kini dikabarkan sedang dirawat di sebuah rumah sakit lapangan di Suriah akibat luka parah yang dialami dari serangan udara.

“Kami memiliki informasi dan dokuman yang tak terbantahkan dari sumber-sumber organisasi teroris bahwa Al Baghdadi masih hidup dan bersembunyi di wilyah timur laut Suriah,” ungkap Kepala Departemen dan Kontraterorisme Irak, Abu Ali Al Basri pada Selasa (13/02/2018) sebagaimana dirilis dalam Harian Pemerintah, As-Sabah.

Menurut keterangannya, pria yang paling dicari AS itu mengalami luka parah di kaki. Al Baghdadi dicari dan dihargai 25 juta dolar AS. Saat ini ia diduga berada di gurun Jazirah di Suriah, sebelah barat Deir Az Zour.

“Dia mengalami luka, diabetes, patah tulang pada tubuh dan kaki yang menyulitkanya untuk berjalan bebas,” sambung Al Basri.

Meski mengalami kekalahan di Irak, ISIS secara signifikan masih menguasai wilayah di Provinsi Hasakah. Lebih dari setengah wilayah yang diumumkan Al Baghdadi pada 2014 silam kini hilang direbut Irak.

Sebelumnya, banyak versi kabar terkait kondisi Al Baghdadi. Kementerian Pertahanan Rusia telah mengatakan mereka mungkin telah membunuh al-Baghdadi dalam sebuah serangan udara di pinggiran Kota Raqqa, Suriah, akhir tahun lalu. Sementara pejabat AS menuturkan, al-Baghdadi hanya mengalami luka di Raqqa sehingga harus menyerahkan kepemimpinan ISIS.

BACA JUGA  Cicipi Air Minum Provinsi Basra, Dubes UE untuk Iraq Keracunan

Sumber: Al Arabiya
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Taliban Tegaskan Lawan AS dan ISIS di Afghanistan

Afghanistan - Rabu, 03/10/2018 19:43

Putra Abu Bakar Al-Baghdadi Tewas di Homs

Suriah - Rabu, 04/07/2018 06:35

Bom Guncang Kampung Syiah di Baghdad

Irak - Kamis, 07/06/2018 11:37