Soal Materi Khutbah, Kyai Ma’ruf Minta Bawaslu Konsultasi dengan MUI

Foto: Ketua MUI Pusat, KH. Ma'ruf Amin

KIBLAT.NET, Jakarta – Rencana Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menyusun materi khutbah Jum’at jelang Pemilu mendapat tanggapan dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma’ruf Amin. Ia menyatakan tak keberatan dengan rencana tersebut.

“Kita siap bantu untuk kesuksesannya. Mungkin MUI diminta terjun ke berbagai daerah. MUI kan ada semacam silaturahmi ke berbagai provinsi bersama Kapolri, atau siapa (dari) pemerintah dalam mengawal Pilkada. Kita melalui pendekatan agama bersama ulama di berbagai daerah,” ungkapnya di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (13/02/2018).

Kendati demikian, Kyai Ma’ruf meminta kepada Bawaslu untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada MUI terkait materi khutbah yang akan disusun.

“Nanti kita tuangkan dalam bentuk khutbah dan dalam bentuk audiensi silaturahim di daerah, supaya nanti banyak yang mematuhi,” lanjutnya.

Sementara itu, berbagai tanggapan lain juga bermunculan terkait rencana Bawaslu tersebut. Mantan Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution menegaskan, Bawaslu tidak memiliki kompetensi dalam penyusunan materi khutbah. Mandat Bawaslu hanya mengawasi hajatan politik.

Hal senada juga disampaikan, Ketua PBNU Robikin Emhas. Ia menyarankan lebih baik Bawaslu mengumpulkan tokoh-tokoh agama lalu memberikan edukasi terkait kampanye damai Pilkada tanpa isu SARA dan ujaran kebencian.

Di sisi lain. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak perlu mengatur materi khutbah. Jika itu dilakukan akan semakin memanaskan suasana Pilkada.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Bawaslu Menolak Dituduh Atur Khatib

Indonesia - Rabu, 14/02/2018 09:48