Faktor ini Jadi Alasan Kenaikan Biaya Haji

Foto: Mekah

KIBLAT.NET, Jakarta- Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher Parasong mengungkapkan bahwa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini meningkat. Ia menjelaskan, ada beberapa alasan yang menyebabkan naiknya BPIH tahun ini.

“Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2018 berbeda dengan penyelenggaraan ibadah haji pada tahun tahun sebelumnya. Dikarenakan adanya kebijakan pengenaan pajak, pertambahan nilai dan pemerintah Arab Saudi sebesar 5 persen selain PPN,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Senin (12/03/2018).

“Juga terdapat pajak baladiyah (pajak pemerintahan daerah.re) sebesar 5 persen dan kenaikan harga BBM di Arab saudi hingga mencapai 180 persen,” sambungnya.

Ia juga memaparkan bahwa kenaikan ini disebabkan karena terjadi fluktuasi kenaikan bahan bakar pesawat dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang USD dan mata uang Saudi Aarabia Riyal (SAR).

“Fluktuasi tersebut berimbas pada naiknya harga terutama untuk komponen penerbangan, pemondokan, catering, transportasi darat, dan biaya operasional,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, hari ini Komisi VIII DPR RI menggelar pertemuan bersama Kementrian Agama. Salah satu hasil dari pertemuan tersebut adalah menaikkan biaya haji sebesar Rp. 345.290. Tahun lalu, tarif haji sebesar Rp34.890. 312, berubah menjadi Rp35.235.602.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Taufiq Ishaq

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Jemaah Haji Mancanegara Mulai Tinggalkan Arab Saudi

Indonesia - Sabtu, 25/08/2018 14:08

Akhiri Rangkaian Ibadah Haji, Jemaah Thawaf Wada’

Arab Saudi - Jum'at, 24/08/2018 09:18