Ikutilah! Kajian Pranikah Bersama Ustadz Tri Asmoro di Jakarta

KIBLAT.NET – Akhir-akhir ini tema nikah muda mencuat dimana-mana. Sungguh ini adalah sebuah kemajuan yang bagus. Tapi seyogyanya mereka yang menikah muda memahami dulu apa sebenarnya tujuan mereka menikah, mau dibawa kemana arah keluarga mereka, dan tentu saja setidaknya mereka harus sudah memahami ilmu-ilmu dasar pernikahan.

Karena keluarga adalah tempat terciptanya peradaban tanpa harus adanya ekspansi pasukan ataupun penjajahan. Ialah keluarga yang darinya akan muncul generasi-generasi yang nantinya menjadi pejuang-pejuang pembela Islam. Ialah keluarga tempat semua kebaikan pertama kali diteladankan.

Di dalam Al-Qur’an pun begitu banyak kisah yang menceritakan tentang keluarga. Sampai-sampai satu surat yang mulia Allah namakan dengan nama sebuah keluarga. Ali Imran, keluarga Imran yang perwira. Dimana keteladanan ada pada ayah dan ibunda. Dimana kisah kepahlawanan ada pada anaknya, Maryam yang suci. Kisah tentang mereka sungguh cerita menakjubkan yang tersimpan rapi dalam lembaran kitabullah.

Kota Makkah yang sekarang berdiri begitu megahnya adalah hasil kerja keras dan pengorbanan sebuah keluarga. Hajar yang rela ditinggalkan Ibrahim Al Kholiil sang jantung hati menjelajahi bumi untuk mengajarkan tauhid di sebuah lembah yang tak ada air dan tumbuhan disana, padahal Ismail masih sangat merah saat itu. Kisah mereka mengajarkan kepada kita para perempuan khususnya bahwa sungguh perjalanan dakwah tidak pernah mudah. Harus ada yang berkorban dan dikorbankan.

Keluarga Zakariya, sebuah episode berharga tentang penantian penuh sabar. Zakariya yang tak pernah lelah dan putus asa berdoa dan sang istri yang sabar dan qanaah dengan takdir Rabb semesta. Hingga kemudian lahirlah Yahya. Hadiah yang diberikan Allah untuk orang-orang yang sabar dan percaya.

Mengapa Al-Qur’an banyak mengebadikan kisah keluarga? Karena keluarga adalah miniatur peradaban sebelum peradaban besar bermula. Ia memang seringkali berwujud rumah sederhana, tapi di dalamnya ada madrasah, ada ekonomi, ada etika, ada aksara, ada visi, ada aksi, ada resolusi dan ada inspirasi.

Setiap kita memiliki peluang untuk jadi keluarga perwira dalam sejarah penuh cinta. Bangunlah ia dengan tauhid dan ilmu. Selalu dengan itu, dan hanya itu. Harta itu sudah ditakdirkan tapi ilmu bisa diusahakan walaupun jangan lupa kita butuh berdikari secara finansial. Bagi yang belum berkeluarga mari mengilmui dan mempersiapkan bagi yang sudah mari sempurnakan dan aplikasikan.

So, lets join us!

Kajian PraNikah with Ust. Tri Asmoro and dr. Laily Khoiriyah at Masjid Nurul Amal, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

📆 Sabtu, 17 Maret 2018
🏡 Masjid Nurul Amal Jl. Aup Bar. No.1A, RT.3/RW.6, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
https://goo.gl/maps/8f6c3J5vdMt

💌 Puncak Cinta 2 Sejoli – Ustadz Tri Asmoro Kurniawan (Umum) Pukul 08.00-09.45 WIB.

💌 Premarital Check Up, Agar Ku Tak Menyesal Kemudian – Dokter Laili Khoiriyah (Khusus Akhwat) Pukul 09.45-11.00 WIB.

📲 Registrasi :
WEDDING’S SERIES_NAMA_DOMISILI_NO WHATSAPP

Kirim ke :
– Akhwat : 0895381087499
– Ikhwan : 085641569979

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Wilayatul Faqih, Agenda Politik Kaum Syiah

Artikel - Ahad, 23/09/2018 13:33