Dua Tahun Siyono: KPK Didesak Usut Uang Dua Gepok Densus 88

Foto: Uang sogok senilai Rp100 juta dari polisi kepada keluarga Siyono yang diserahkan ke Komnas HAM

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa pihaknya akan terus menagih uang seratus juta yang diberikan ke keluarga Siyono. Dahnil menyebutkan, ia selalu mengingatkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal uang tersebut.

“Itu berulang kali saya tagih, saya selalu mengingatkan kepada KPK bahwa ini akan terus akan kita tagih,” katanya kepada Kiblat.net di Gedung Pusat Muhammadiyah, Jakarta pada Jumat (17/03/2018).

Ia juga menyebutkan bahwa KPK selama ini masih belum berani untuk mengusut kasus yang melibatkan Polisi. Misalnya, kata dia, uang seratus juta yang diberikan polisi ke istri Siyono.

“Saya lebih melihat KPK belum bersikap terang. KPK gamang terkait dengan kasus yang melibatkan polisi. Mungkin karena faktor sebagian besar penyidik KPK, polisi,” tuturnya.

Ia membaca bahwa KPK saat ini masih belum bisa memastikan apakah uang tersebut apakah termasuk kategori suap atau bukan. Sebab, uang tersebut diberikan kepada Suratmi yang bukan aparatur negara.

Namun, ia menegaskan bahwa pemberian uang tersebut atas nama Kadensus saat itu. Dari sini, kata dia, sebenarnya sudah jelas. Maka, ia berharap agar KPK mampu tegas mengusut uang tersebut.

“Saya sampaikan ke KPK harus berani mengusut kasus ini. Nggak perlu gamang karena ada barang bukti yang terang,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Mengenang Siyono, Membersamai Qidam

Artikel - Kamis, 16/04/2020 13:52