Dalih Senjata Kimia, Sabtu Dini Hari Serangan AS Hantam Suriah

Foto: Jet tempur Prancis lepas landas bersiap untuk menyerang Suriah pada Sabtu dini hari (14/04/2018). (Foto: Screenshot/@Elysee)

KIBLAT.NET, Damaskus- AS, Inggris dan Perancis akhirnya melancarkan serangan ke tiga lokasi di Suriah pada Sabtu dini hari. Operasi ini berlansung sepekan pasca terjadinya serangan kimia yang menewaskan lebih dari 70 jiwa di Douma, Ghouta Timur.

“Saya memerintahkan pasukan bersenjata Amerika Serikat untuk meluncurkan serangan presisi pada target yang terkait dengan kemampuan senjata kimia oleh diktator Suriah Bashar Al-Assad,” kata Trump Jumat malam di Gedung Putih.

Sementara itu, kantor berita Rusia TASS melaporkan bahwa tidak satupun rudal yang ditembakan oleh tiga negara barat itu menyasar pangkalan angkatan laut dan udara Suriah. Pasalnya, lokasi-lokasi tersebut berada di bawa perlindungan angkatan udara Rusia.

Kedapa CNN sejumalah saksi bercerita bahwa ledakan terdengar di Damaskus ketika Trump masih menyampaikan pidatonya. Berdasarkan sejumlah dokumentasi sejumlah rudal melesat saat malam di langit Suriah.

Sejauh ini, Pentagon telah mengumumkan bahwa serangan menargetkan pusat penelitian yang terletak di daerah Damaskus, dan dua lokasi lainnya di Homs. Sementara itu, saluran Televisi Suriah melaporkan bahwa tiga warga sipil mengalami luka akibat serangan tersebut.

Menteri Pertahanan AS James Mattis mengatakan, “Saya percaya serangan itu mengirimkan pesan yang sangat kuat kepada rezim Suriah.” Sementara itu, dua sekutu Suriah, Rusia dan Iran mengecam serangan AS tersebut.

“Serangan itu adalah pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, serta mengabaikan kedaulatan dan integritas teritorial Suriah,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengutip dari kantor berita pemerintah Iran.

BACA JUGA  Presiden Sudan Umar Bashir Kunjungi Bashar Assad

 

Sumber: CNN
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga