Taliban Serbu Pusat Distrik Khwaja Omari di Tenggara Afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul- Pejuang Taliban dilaporkan kembali menyerbu sebuah distrik, yaitu Khwaja Omari, di bagian tenggara Afghanistan. Dalam sebuah operasi raid pada hari kamis (12/04), pejuang-pejuang Taliban menewaskan sedikitnya 8 orang, termasuk tujuh anggota polisi dan seorang kepala wilayah distrik tersebut bernama Ali Shams Dost. Selama ini, Khwaja Omari dikenal sebagai salah satu distrik yang paling aman di provinsi Ghazni.

Portal TOLONews merilis berita bahwa operasi militer Taliban, kematian Ali Shams Dost, dan tewasnya tujuh anggota polisi sudah dikonfirmasi oleh Kepolisian Daerah provinsi Ghazni. Sembilan aparat kepolisian lainnya luka-luka akibat pertempuran. Pernyataan resmi Kepolisian Daerah Ghazni mengungkap bahwa Taliban melancarkan serangan mulai jam 2 dini hari waktu setempat.

Dan memang, Taliban kerap menggelar operasi militer yang menargetkan pusat-pusat distrik dan basis-basis militer musuh di malam hari. Tidak jarang para pejuang tempur Taliban terlihat mengenakan peralatan night-vision dalam video dokumentasi mereka.

Sebelumnya, distrik Khwaja Omari dikategorikan sebagai salah satu daerah paling aman di provinsi Ghazni, namun juga sekaligus sebagai daerah potensial bagi kaderisasi baik Taliban maupun kelompok-kelompok jihadis lainnya seperti al-Qaidah.

Misi NATO Resolute Support memasukkan Khwaja Omari sebagai daerah “Di Bawah Pengaruh Pemerintah” yang berarti pengaruh kekuasaan pemerintah Afghan maksimal dan keberadaan elemen-elemen Taliban minimal. Fakta bahwa Taliban dengan mudahnya menyerbu pusat distrik Khwaja Omari menunjukkan eksistensi elemen-elemen Taliban jauh lebih banyak dari yang diperkirakan oleh Resolute Support.

BACA JUGA  Waspada Aliran Jamaah Nubuwah, Pemimpinnya Mengaku Rasul Akhir Zaman

Sumber: Long War Journal
Redaktur: Yasin Muslim

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Laporan Syamina: Taliban Sebagai Pemerintahan Islam

Rilis Syamina - Selasa, 21/08/2018 20:19

Taliban Terus Mengancam Kota-kota Besar Afghanistan

Afghanistan - Senin, 21/05/2018 10:17