Terapkan Konsep “Khumus”, Syiah Hutsi Caplok Dana Zakat

Foto: Pemberontak Syiah Hutsi, Yaman

KIBLAT.NET, Sanaa – Pemerintah pemberontak Syiah Hutsi di Sanaa, Yaman, merevisi undang-undang zakat di negara itu. Salah satu poin yang ditambahkan, sebanyak 20 persen dana zakat dialokasikan untuk para komandan Hutsi dan pilar-pilarnya, atau yang dikenal dalam keyakinan Syiah konsep “Khumus”.

Hal itu terungkap berdasarkan postingan Anggota DPR pemerintahan Hutsi di Sanaa, Ahmad Saif Hasyid, di media sosial. Anggota dewan pendukung pemerintah pemberontak itu mengunggah teks undang-undang yang disahkan, seperti dilansir Sky News Arabia pada Kamis (19/04).

Pengikut sekte sesat Syiah memiliki keyakinan konsep khusmus dalam harta mereka. Menurut mereka, harta khumus merupakan harta yang hanya dikhususkan untuk keluarga Nabi saw, boleh diambil oleh para ulama Syiah dengan dalil mereka menduduki posisi al-Mahdi yang masih bersembunyi di sidrab (lubang persembunyian).

Pemberontak Syiah Hutsi sendiri mengklaim termasuk dari keluarga Nabi Muhammad. Maka, mereka berhak mendapat 20 persen dari dana zakat berdasarkan ajaran Syiah.

Dengan undang-undan g itu, pemberontak Syiah Hutsi berupaya membangun legitimasi agama dan hukum untuk memaksa mengambil “pungutan” kepada warga Yaman di wilayah kontrol mereka. Pungutan ini untuk memenuhi dana perang dalam rangka mempertahankan kudeta dan memperkuat ekonomi.

Pemberontak Hutsi menggunakan sisa-sisa DPR Yaman yang masih diisi sejumlah kecil anggota setia kepadanya, atau anggota dewan yang statusnya dalam tahanan rumah bekas pengikut Ali Abdullah Saleh, untuk meloloskan undang-undang dan peraturan dalam rangka memperkuat cengkeramannya di wilayah Yaman yang lepas dari kontrol pemerintah sah, termasuk ibu kota Sanaa.

Setiap sidang di DPR digelar dengan kehadiran sebagian kecil anggota dan tak memenuhi undang-undang. Hal itu untuk menutupi kerusakan yang dilakukan pemberontak Syiah Hutsi melalui lembaga bentukannya untuk mengatur pemerintahan Yaman.

Sumber: Sky News Arabia
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga