Ade Armando Kembali Dipolisikan, Ini Penyebabnya

... shares

KIBLAT.NET, Jakarta – Ade Armando lagi-lagi dipolisikan. Kali ini, Korlabi (Koordinator Pelaporan Bela Islam) melaporkan dosen Universitas Indonesia itu atas meme dan konten di laman akun Facebooknya yang bertuliskan ‘Islam jelas bukan agama teror! yang bikin Islam nampak sebagai ajaran teror adalah ajaran dan perilaku orang-orang seperti Rizieq Shihab and the gang’.

Ketua Korlabi, Damai Hari Lubis mengatakan, pernyataan Ade Armando ini sama saja dengan mengatakan bahwa Rizieq dan orang-orang yang melaksanakan ajaran islam yang mengajarkan teror. Ade Armando kali ini dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 156 KUHP, jo. 28 ayat 2 UU ITE.

Meski telah berkali-kali dilaporkan, Ade Armando tak pernah diproses. Namun Damai Hari mengatakan bahwa pihaknya selalu optimis dalam setiap pelaporan.

“Kami selalu optimis kepada pihak kepolisian. Namun ada kendala apa di internal mereka sehingga kasus ini tidak segera diproses, kami kurang tau,” kata Damai Hari kepada kiblat.net di depan Bareskrim Polri, Jakarta pada Rabu (16/05/2018).

“Yang jelas kewajiban kami ketika melihat suatu kejahatan, maka kami penuhi dengan melaporkan,” imbuhnya.

Damai juga menyebut Ade Armando semakin berani karena tidak pernah diproses. Dia juga mengatakan bahwa Ade dalam Postingannya selalu memancing kerusuhan dengan postingannya selalu menghina ulama dan menghujat agama.

“Dia sangat kurang ajar. Makin berani dia, seakan gak peduli dengan negara hukum ini,” ujar Damai Hari.

BACA JUGA  Marak Aksi Bom, Wiranto: Jangan Salahkan Aparat, Salahkan Teroris!

Dia berharap untuk kesekian kalinya penyidik harus gencar dan berani dalam menyelesaikan kasus ini.

“Kami juga siap membackup kepolisian kalau misal ada ‘sesuatu’ dibelakang Armando sehingga dia seperti tidak bisa disentuh oleh hukum,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

... shares

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Abraham Pendeta Penghina Islam Divonis 4 Tahun Penjara

Indonesia - Selasa, 08/05/2018 11:09

Ketua FPI Laporkan Ade Armando ke Polisi

Indonesia - Selasa, 10/04/2018 16:25