Jelang Ramadhan, LUIS Desak Pemerintah Boyolali Terbitkan Perda Miras 

Foto: Ketua LUIS, Edi Lukito
... shares

KIBLAT.NET, Boyolali – Menanggapi maraknya penyakit masyarakat berupa beredar luasnya minuman keras (miras), transaksi narkoba hingga porstitusi, Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) mengimbau Pemerintah daerah untuk segera membuat Perda yang mengatur tentang miras.

Penyusunan Perda Miras, lanjut Ketua LUIS Edi Lukito, agar bekerja sama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, ulama, pemuda dan instansi terkait.

“Saya rasa, DPRD itu bisa bekerja sama dengan ustadz, tokoh-tokoh agama, ulama, anak-anak muda dan instansi terkait sehingga bisa seimbang, kita kerja sama insyaAllah bisa baik,” katanya kepada Kiblat.net di gedung DPRD Boyolali pada Selasa (15/05/2018).

Jika penyakit masyarakat tersebut tidak ditindaklanjuti dengan serius dan tegas, LUIS mengkhawatirkan perilaku-perilaku yang menyimpang tersebut berkembang dengan pesat. Terlebih, mengingat saat ini mendekati bulan Ramadhan perlu adanya peraturan yang bisa menertibkan penyakit masyarakat tersebut.

Dari audensi dengan DPRD Boyolali, LUIS berharap agar pihak yang bertanggungjawab untuk segera memberikan peraturan yang nyata dan tegas kepada pelaku yang melanggar. Sehingga, dari peraturan tersebut dapat berdampak positif kepada pelaku dan memberi kenyamanan masyarakat.

“Harapan kita nanti agar semuanya itu bisa sinergi bagus, maka harus ada perangkat hukumnya misal seperti perda,” ujar Edi.

Edi menekankan agar Perda itu segera diproses. Jikapun perlu mengadakan audensi kembali untuk konsultasi, pihaknya menyanggupi untuk dilibatkan.

“Jika aspirasi ini tidak ada respon kami akan mencoba kembali mengadakan audensi dengan pihak terkait,” sambungnya.

BACA JUGA  Polisi: Tak Ada yang Tewas Dalam Bentrok di Mako Brimob

Reporter: Reno Alfian
Editor: M. Rudy

... shares

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Tujuh Hal Ini Bakal Buat Ramadhanmu Lebih Bermakna

Khazanah - Rabu, 16/05/2018 16:47