Ramadhan, Dompet Dhuafa Utus 25 Dai Dakwah ke Luar Negeri

Foto: Training Dai Ambassador
... shares

KIBLAT.NET, Jakarta – Dompet Dhuafa akan mengirimkan 25 Dai Ambassador ke berbagai negara selama bulan suci Ramadhan. Tahun ini merupakan kali keenam Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) mengirimkan dai ke luar negeri secara berturut-turut sejak 2013.

Ahmad Shonhaji selaku Direktur Dakwah dan Layanan Tanggap Darurat Dompet Dhuafa menuturkan, para dai ini telah terpilih dari ratusan peminat dan siap syiarkan nilai-nilai kebaikan.

“Dengan dakwah yang berkesinambungan serta kekuatan mitra dari negara-negara, maka sesungguhnya pesan-pesan kebaikan Islam dan ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) akan semakin kuat tersampaikan,” tuturnya saat pembukaan Training Dai Ambassador pada Jumat (11/05/2018) lalu.

Dalam menunjang pengetahuan dan kemampuan sebelum penugasan, setiap dai mendapatkan pembekalan materi yang mencakup pembahasan ZISWAF, pendekatan psiko sosial, gerakan filantropi global, fiqh ikhtilaf, diplomasi kemanusiaan serta kunjungan ke program pemberdayaan Dompet Dhuafa.

Koordinator Cordofa Hardy Agusman menjelaskan, pada Ramadhan ini Dai Ambassador akan berangkat ke 18 negara, yakni Hong Kong, Macau, Korea Selatan, Jepang, Australia, Timor Leste, Tiongkok, Thailand, New Zealand, Malaysia, Myanmar, Perancis, Yunani, Taiwan, Brunei Darussalam, Suriname, dan Amerika Serikat.

“Mitra Dai Ambassador di berbagai negara semakin antusias dalam gelorakan safari Ramadhan, sehingga ada beberapa negara yang meminta pengiriman dai lebih dari satu. InsyaAllah tahun ini kami memberangkatkan 25 dai ke 18 negara,” jelasnya.

BACA JUGA  #Aksi115 Bela Baitul Maqdis, Umat Islam Berduyun-duyun Menuju Monas

Hardy menambahkan, program Dai Ambassador Dompet Dhuafa bermitra dengan berbagai institusi dan komunitas, di antaranya KBRI dan KJRI, NGO lokal, Persatuan Pelajar Indonesia (PPI), dan kantor perwakilan Dompet Dhuafa di luar negeri.

Selama penugasan para dai akan melaksanakan kajian keislaman, imam shalat tarawih hingga shalat Ied, pembinaan mualaf, syiar zakat, pengembangan jaringan dakwah internasional, menginisiasi Islamic Learning Center di berbagai negara, dan tentu sebagai diplomat kemanusiaan untuk masyarakat dunia atas nama Indonesia.

Reporter: Ibas Fuadi
Editor: M. Rudy

... shares

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga