Kadernya Dituding Sebar Hoaks, Muhammadiyah: Itu Tuduhan Serius

Foto: Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhamadiyah, Maneger Nasution

KIBLAT.NET, Jakarta- Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution mengaku prihatin dengan penangkapan anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Purworejo, Andi Mahfuri. Ia menilai bahwa tuduhan yang ditujukan ke Andi termasuk tuduhan serius, yaitu melanggar UU ITE dan terkait dengan HTI.

“Muhammadiyah menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas penangkapan kader IMM, Andi Mahfuri dengan tuduhan serius, yaitu melanggar UU ITE dan terkait dengan HTI. Muhammadiyah masih berusaha menghadirkan keyakinan dan berharap kasus pangkapan kader IMM, Andi Mahfuri, murni hukum. Tidak ada kaitan dengan politik,” katanya kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Selasa (12/06/2018).

Mantan Komisioner Komnas HAM ini menjelaskan, jika kasus tersebut murni kasus hukum, sebagai warga negara yang taat asas, Muhammadiyah menghargai proses hukum terhadap warga negara, termasuk terhadap kader Muhammadiyah sendiri.

Namun, ia menekankan bahwa Polisi harus memprosesnya secara profesional dan independen. Menurutnya, Polisi harus bisa menjelaskan apakah proses penangkapan yang bersangkutan sesuai prosedur.

“Polisi pun harus bisa membuktikan tuduhan serius terhadap yang bersangkutan, yaitu melanggar UU ITE pasal berapa? Terkait tuduhan terkait HTI, suatu tuduhan yang berlebihan, bukankah HTI sudah dibubarkan? Polisi dalam penanganan kasus tersebut tidak boleh tunduk pada intervensi dari pihak mana pun,” jelasnya.

Muhammadiyah, kata dia, melalui Majelis Hukum dan HAM akan memberikan bantuan hukum dan non-hukum kepada kader IMM tersebut. Maneger menyebutkan, Muhammadiyah memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut dengan memberikan bantuan hukum dan non-hukum.

BACA JUGA  Dituding Sebar Hoaks, Kader Muhammadiyah Purworejo Ditangkap Polisi

“Untuk itu Polisi sejatinya lebih hati-hati dan harus menyampaikan penanganan kasus ini secara terbuka. Keluarga yang bersangkutan dan publik berhak untuk tahu,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

KORSA: Penangkapan Kader IMM Tindakan Arogan

Indonesia - Rabu, 13/06/2018 11:23