MUI Minta Pemerintah Jamin Keamanan Idul Fitri

Foto: Pembakaran masjid di Tolikara

KIBLAT.NET, Jakarta- Majelis Ulama Indonesia meminta pemerintah Indonesia memberi jaminan keamanan selama Hari Raya Idul Fitri. Hal itu disampaikan oleh Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin dalam Taushiyah Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Menyambut Idul Fitri 1439 H.

“Mengharapkan kepada pemerintah, khususnya pihak kepolisian, agar dapat menjamin keamanan dan kenyamanan umat Islam dalam merayakan Hari Raya Iedul Fitri,” ungkap KH Ma’ruf Amin pada Selasa (12/06/2018) di Jakarta.

KH Ma’ruf Amin meminta jaminan keamanan diberikan kepada umat Islam mulai dari perjalanan pulang pergi mudik, malam takbiran hingga pelaksanaan shalat Idul Fitri di lapangan, masjid, surau atau tempat lainnya.

Selain itu, MUI juga berharap setelah umat Islam menjalani ibadah puasa Ramadhan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap ajarah Islam dan kepedulian terhadap sesama kaum dhuafa, fakir-miskin, anak yatim-piatu dengan mengeluarkan zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

“MUI menghimbau agar dalam pembagian zakat, infak dan sedekah dilakukan perencanaan secara baik dan benar dan diperlukan dikoordinasikan dengan aparat keamanan terkait, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, dalam perayaan Idul Fitri tahun 2015 terjadi insiden yang menimpa umat Islam di Tolikara, Papua. Di saat akan berlangsungnya shalat ied, tiba-tiba non-Muslim setempat membubarkan paksa dengan membakar dan merusak properti di lokasi diselenggarakannya shalat Idul Fitri.

BACA JUGA  Polisi Sebut Ratna Sarumpaet Tak Akan Ditetapkan Tersangka

Baca juga: Investigasi Tolikara: Di Tolikara, Titik Api Bermula

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Syafi’i Iskandar

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga