Sarasehan 25 Tahun Komnas HAM: 10 Kasus Pelanggaran HAM Berat Belum Ditangani

Foto: Komnas HAM

KIBLAT.NET, Jakarta – Sudah seperempat abad Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI berdiri, nyatanya baru 3 dari 13 kasus pelanggaran HAM berat yang telah mendapat putusan pengadilan. Kasus-kasus yang telah ditindaklanjuti tersebut di antaranya adalah kasus Tanjung Priok 1984, kasus Timor-Timur 1999, dan kasus Abepura Papua 2000.

Sementara itu, 10 kasus lainnya masih belum ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Agung. Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan, berbagai cara dan pendekatan telah ditempuh untuk mendorong penanganan kasus-kasus tersebut.

“Yang terbaru pada 8 Juni, Komnas HAM telah bertemu dan meminta kepada Presiden untuk memerintahkan Jaksa Agung menindaklanjuti kasus-kasus tersebut. Kita semua berharap dan berusaha optimal agar ada titik terang dalam kasus-kasus tersebut,” kata Ahmad Taufan Damanik dalam sarasehan 25 tahun Komnas HAM yang digelar di gedung Komnas HAM, Jakarta.

Semenjak berdiri 25 lalu, Komnas HAM telah menangani puluhan ribu kasus, baik ditangani melalui mekanisme pemantauan maupun mediasi. “Puluhan bahkan ratusan ribu orang dan kelompok masyarakat telah mendapatkan kepastian dan pemenuhan haknya,” ujar Taufan.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua Komnas HAM berterima kasih kepada pihak pihak yang selalu mendukung kinerja Komnas HAM termasuk para mantan Komisioner.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada para mantan Komisioner yang telah dan pernah mendedikasikan hidupnya di lembaga ini demi maju tegaknya Hak Asasi Manusia,” kata Taufan.

BACA JUGA  SP3 Kasus Sukmawati Digugat, Begini Jawaban Polisi

 

 

Reporter: Qoid
Editor: Fajar Shadiq

 

 

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga