Ustadz Basri Wafat dalam Tahanan, TPM Minta Ustadz Abu Bakar Baasyir Dirumahkan

Foto: Ustadz Abu Bakar Baasyir di RSCM.

KIBLAT.NET, Jakarta- Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Michdan menyoroti penanganan kesehatan di LP Pasir Putih, Nusakambangan. Ia mengungkapkan bahwa fasilitas kesehatan di LP tersebut tidak memadai.

“Fasilitas kesehatan sangat jauh dari memadai. Sampai saat ini tidak mempunyai fasilitas untuk pertolongan pertama bagi orang sakit,” kata Michdan saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (09/07/2018).

Pasca meninggalnya Ustadz Muhammad Basri, TPM meminta agar Ustadz Abu Bakar Baasyir dijadikan tahanan rumah. Sebab, Ustadz Abu sudah berusia lanjut dan kerap mengalami sakit.

“Kalau terhadap Ustadz Abu, alhamdulillah dia mendapat kesempatan rujukan. Pada waktu itulah kami minta kebijakan supaya dia mendapat penahanan di luar,” ucapnya.

“Setelah kami minta kebijakan itu, sekarang kami dalam proses menunggu,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, narapidana terorisme, Muhammad Basri meninggal dunia karena sesak nafas saat menjalani proses pidana di Lapas Pasir Putih, Nusakambangan. Menurut Michdan, Ustadz Basri tidak pernah mengeluhkan sesak nafas sebelumnya.

 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Fajar Shadiq

 

Ikuti Topik:

4 comments on “Ustadz Basri Wafat dalam Tahanan, TPM Minta Ustadz Abu Bakar Baasyir Dirumahkan”

  1. Baim

    Saya khok ngak percaya orang seperti ini menjadi inisiator bom Bali, kemungkinan sebuah rekayasa, dosa besar bagi orang atau sekelompok orang menuduhnya tanpa dasar yg kuat sehingga ditahan krn desakan politis, sangat meprihatinkan

  2. Hardiyanto

    Kan mwmang sudah lanjut usia ,sepuh,tua,dan la talpos orangx biarpun g dipenjara y jg pasti mateh

  3. Muhammad syafii

    Inilah yg saya takutkan bangsa ini bisa rusak klo ulama byk di fitnah dan mulai hilang di telan zaman
    Semoga ridho allah bersama ust. Abu
    Insyaallah khusnul khotimah dan di tempatkan di jannah
    Aamiin

  4. outje masrifai

    Patah tumbuh hilang berganti,hilang satu tumbuh seribu,Insya Allah akan perjuangan akan diteruskan oleh penerus mu.Kebenaran dan perjuangan akan Agama Islam akan terus hidup di dalam generasi muda Islam,perjalanan waktu akan membuktikan siapa yg benar dan salah di perjuagan mu.
    Pergimu akan meninggakan kenangan dan cerita indah di hati kami dan penyesalan bagi yg memfitnah mu.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Kasus ABB, Australia Dinilai Tak Hormati Hukum Indonesia

Indonesia - Selasa, 06/03/2018 12:22