Gempa Lombok, SAR FKAM Terjunkan Relawan Evakuasi Longsoran Tebing

Foto: Relawan SAR FKAM Evakuasi korban gempa Lombok dari longsoran tebing

KIBLAT.NET, Lombok Utara – Lima hari pasca gempa Lombok berkekuatan 7 SR, evakuasi korban masih terus dilakukan. Kali ini tim gabungan yang dipimpin oleh Badan SAR Nasional membagi bebera tim untuk diterjunkan di beberapa titik yang dipastikan masih terdapat korban hilang.

Tim SAR Forum Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM) turut menerjunkan empat relawannya dalam evakuasi gabungan Posko Pusat. Diawali dengan apel pagi di Posko Pusat, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, tim mendapat tugas evakuasi di Dusun Dompo Indah, Desa Selengan, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara. Untuk perjalanan memakan waktu sekitar satu jam dari posko pusat dengan jarak tempuh 40 km.

Sidik, relawan tim SAR FKAM mengatakan koordinasi evakuasi kepada Posko Pusat terus dilakukan. Pasalnya laporan di setiap kecamatan akan dicatat oleh posko. Selain itu evakuasi juga membutuhkan peralatan lengkap dan keamanan keselamatan yang terpenuhi.

“Relawan SAR tidak bisa sembarang terjun, perlu adanya koordinasi dengan BASARNAS. Untuk saat ini yang menjadi prioritas adalah evakuasi korban-korban terkubur yang belum ditemukan dari hasil laporan warga,” katanya kepada Kiblat.net di atas truck BASARNAS, Kamis, (9/8/2018).

Tim FKAM terbagi menjadi dua tim, tim pendataan dan tim evakuasi. Tim evakuasi mendapatkan tugas menjadi tim evakuasi ketiga yang akan membopong jenazah ke lokasi aman. Tim pendataan mencoba menggali data kepada keluarga korban atau saksi mata.

BACA JUGA  Fahri: Bantuan Pemerintah untuk Huntara Korban Gempa Lombok Lambat

“Medan yang dievakuasi cukup terjal, lokasi berada di longsoran tebing. Sehingga hanya tim ahli dengan alat lengkap yang bisa mengevakuasi. Adapun laporan jumlah korban, terdapat 4 (empat) korban. Tiga korban merupakan bapak dengan dua anaknya, satu korban lagi tidak sempat melarikan diri saat gempa dan longsor terjadi,” tutur Arif tim pendataan dan dokumentaasi SAR FKAM.

Sementara Koordinator Lapangan BASARNAS tim evakuasi di Dusun Dompo, Saidar R Jaya mengatakan pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengevakuasi korban yang masih tertimbun. Melihat terjalnya medan dan gempa susulan terjadi, keamanan dan keselamatan tim evakuasi diutamakan.

“Bagi relawan yang sudah mendapatkan posnya masing-masih bisa stand by di posnya. Tim yang turun ke lokasi longsor khusus tim ahli. TNI dan Porli kita harapkan menetralisir lokasi evakuasi dari warga yang tidak berkepentingan. Bila gempa susulan masih terjadi evakuasi akan dihentikan sementara, sebab kostur tanah mudah longsor,” tukasnya.

Reporter : Hafidz Syarif
Editor: Imam S.

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Aa Gym Resmikan Rumah Tangguh Lombok

Info Event - Sabtu, 20/10/2018 10:48

Khutbah Jumat: Kewajiban Menolong Sesama Muslim

Khutbah Jum'at - Kamis, 18/10/2018 09:53