Taliban Siap Gelar Negosiasi Putaran Kedua dengan AS

Foto: Pertemuan empat pejabat negara membahas negosiasi dengan Taliban/Ilustrasi

KIBLAT.NET, Kabul – Gerakan Taliban menunjukkan kesiapannya menghadapi putaran kedua negosiasi dengan Amerika Serikat, yang mungkin digelar bulan ini. Negosiasi kali ini fokus pada pertukaran tahanan, langkah-langkah pembangunan kepercayaan dan langkah-langkah untuk menuju negosiasi formal.

Para pemimpin Taliban mengungkapkan beberapa rincian pertemuan di Doha Juli lalu dengan Alice Wells, pejabat Departemen Luar Negeri AS. Salah satu pejabat Taliban mengatakan pertemuan itu berakhir dengan rencana untuk bertemu lagi bulan ini.

Kabul dan Washington menegaskan, rakyat Afghanistan harus memimpin segala negosiasi yang membahas masa depan negaranya. Sementara Taliban hanya ingin bernegosiasi dengan Amerika Serikat, bukan Negara bonekanya.

Para komandan Taliban menambahkan bahwa mereka sedang menunggu Washington menentukan tanggal pertemuan putaran kedua. Pada negosiasi sebelumnya, Taliban menuntut pengakuan kantor politiknya di Doha dan segala sanksi yang dikenakan pada para komandan Taliban, sebelum digelarnya negosiasi formal. Taliban juga terus menuntut pembebasan para pejuangnya di penjara Afghansitan.

Para pemimpin Taliban mengatakan negosiasi dengan Amerika Serikat baru pada tahap awal dan masih membahas rincian paling sederhana, seperti agenda, tempat dan identitas pembicaraan resmi.

Mereka menunjukkan bahwa pertemuan Juli lalu menyentuh sejumlah persoalan, mulai dari permintaan AS untuk gencatan senjata selama dua bulan, untuk memungkinkan terlaksananya pemilu bulan depan, hingga permintaan Taliban dapat mengunjungi anggotanya di penjara pemerintah. Namun belum ada kesepakatan dalam pembicaraan itu.

BACA JUGA  Taliban Serbu Pos-pos Keamanan di Afghanistan Utara

Sumber: Al-Hayat
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Wilayatul Faqih, Agenda Politik Kaum Syiah

Artikel - Ahad, 23/09/2018 13:33