Koalisi Saudi Putus Jalur Pasokan Pemberontak Syiah antara Hudaydah-Sanaa

KIBLAT.NET, Hudaydah – Pasukan pemerintah Yaman, yang didukung oleh koalisi dipimpin Saudi, Kamis (13/09), mengambil alih jalan utama yang menghubungka kota pesisir Hudaydah dengan Sanaa. Kemajuan ini memutus jalur pasokan logistik pemberontak Syiah Hutsi yang mengendalikan dua kota besar itu.

“Pintu masuk utama ke kota Hudaydah menuju Sanaa berhasil ditutup setelah pasukan yang didukung UEA menguasai jalan utama,” kata sumber militer yang dekat dengan koalisi Saudi seperti dikutip oleh kantor berita Reuters.

Penduduk di Hudaydah mengatakan gerbang timur utama kota hancur oleh serangan udara koalisi.

Koalisi melanjutkan operasi militernya di Yaman setelah kegagalan perundingan damai yang diprakarsai oleh PBB. Internasional berupaya menghentikan serangan terhadap Hudaydah dan pelabuhan strategisnya, di mana bantuan kemanusiaan untuk jutaan warga Yaman masuk melalui kota itu.

Koalisi yakin keberhasilan merebut Hudaydah dapat memutus pasokan logistik pemberontak Syiah yang didukung Iran dan memaksanya untuk menerima pembicaraan damai.

Namun, Reuters mengatakan bahwa masih ada jalur lain yang memungkinkan pemberontak mengirim pasokan dari Hudaydah ke ibukota Sanaa.

PBB khawatir serangan terhadap Hudaydah, di mana sebagian besar bantuan kemanusiaan lewat wilayah tersebut, akan menyebabkan kelaparan di negara itu. Data terbaru, sebanyak 8,4 juta warga Yaman menderita kelaparan parah.

Pertempuran baru itu menyebabkan tekanan besar pada utusan PBB Martin Griffiths. Martin telah bersumpah untuk mendorong jalannya diplomasi setelah pemberontak Syiah menyatakan mau duduk di meja perundingan.

BACA JUGA  Menteri HAM Yaman: Pemberontak Syiah Hutsi Bunuh 14 Ribu Sipil

Koalisi Saudi campur tangan di Yaman untuk membantu pemerintahan sah melawan pemberontak Syiah sejak Maret 2015. Agresi yang berlangsung tiga tahun lebih itu belum melihatkan tanda-tanda keberhasilan.

Sumber: BBC
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Presiden Yaman Siap Gelar Gencatan Senjata

Yaman - Kamis, 10/12/2015 16:14