Pemimpin Jamaah Nubuwah Mengaku Nabi, MUI Bekasi: Itu Jelas Aliran Sesat

Foto: Ketua MUI Bekasi KH. Nurul Anwar.

KIBLAT.NET, Bekasi – Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bekasi menegaskan aliran yang menjadikan pemimpinnya sebagai rasul dan Imam Mahdi adalah sesat. Termasuk apa yang dianut oleh Jamaah Nubuwah Sangga Buana.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bekasi, KH. Nurul Anwar mengatakan apabila pemimpin Jamaah Nubuwah Sangga Buana telah mengaku sebagai rasul atau nabi, maka itu jelas aliran sesat. Pasalnya sudah jelas bahwa Nabi Muhammad adalah penutup para nabi.

“Kalau sudah mengaku nabi atau Imam Mahdi, tandanya sudah jelas sebagai aliran sesat. Persoalan sering munculnya aliran sesat terus menjadi PR bagi MUI, sebab aliran sesat subur di Indonesia,” katanya saat dihubungi Kiblat.net, Jumat (14/09/2018).

Dia menjelaskan MUI akan terus memberikan arahan kepada umat untuk waspada terhadap aliran sesat. Salah satunya dengan membuat pedoman kriteria-kriteria aliran sesat. Intinya jika rukun iman dan rukun Islam-nya tidak sesuai maka jelas aliran sesat.

“Persoalannya para pengaku nabi ini suka berganti-ganti kostum, satu aliran sudah kita bereskan muncul lagi aliran baru. Seakan aliran ini sengaja dimunculkan,” tuturnya.

Terkait surat tembusan mantan pengikut Jamaah Nubuwah Sangga Buana ke MUI Kabupaten Bekasi, Kyai Nurul mengaku belum menerima surat tersebut. Ia menyarankan bagi siapapun yang menjumpai aliran sesat bisa langsung melaporkan ke kantor MUI pusat, agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Silahkan kepada mantan aliran tersebut dapat melaporkan kepada pengurus MUI wilayah sebagai surat tembusan. Tetapi lebih baiknya langsung ke MUI pusat, sebab di MUI pusat dapat langsung ditindaklanjuti,” pungkasnya.

BACA JUGA  One Care Bersama Aktris-aktris Distribusikan Bantuan ke 200 KK di Palu

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga