Ketika Raja Mesir Al-Muqauqis Bertemu Sahabat Berkulit Hitam Legam

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Ketika pasukan muslimin mendekati Mesir untuk menguasainya, mereka tiba di perbentengan Babilonia. Raja Mesir Al-Muqauqis, meminta bertemu dengan juru runding dari kaum muslimin.

Panglima pasukan, Amru bin Ash mengutus regu perunding di bawah pimpinan Ubadah bin Shamith, seorang yang hitam kulitnya dengan tinggi lebih dari 2 meter.

Ketika melihat Ubadah, Al-Muqauqis ketakutan dan berkata, “Jauhkan orang hitam itu dari hadapanku dan tunjuk orang lain sebagai pengganti.”

Anggota rombongan menjawab,“Orang hitam paling tinggi akal dan ilmunya, dan dialah pemimpin kami.”

Muqauqis berkata,“Bagaimanakah kalian bisa menerima orang hitam itu sebagai orang yang termulia? Bukankah seharusnya dia orang yang paling rendah?”

Mereka menjawab,“Dia yang paling sempurna akalnya dan lebih dahulu beriman di antara kami.”

Muqauqis berkata,“Suruh orang hitam ini berbicara dengan lembut. Saya sungguh takut melihatnya.”

Ubadah berkata,“Dalam pasukan kami terdapat 1000 pasukan yang warna kulitnya lebih hitam daripada saya.”

Redaktur: Dhani El_Ashim

Diambil dari Hikmah dalam Humor Kisah dan Pepatah karya A.Aziz Salim Basyarahil

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Perbanyaklah Amalan Ini Ketika Gempa Terjadi

Tazkiyah - Kamis, 04/10/2018 19:00

Masih Mau Menyombongkan Diri Setelah Baca Kisah Ini?

Tazkiyah - Selasa, 25/09/2018 13:00

Memenangkan Pihak yang Lemah

Tazkiyah - Senin, 03/09/2018 15:00