Tentara Somalia dan AS Bunuh Ulama Provinsi Lower Shebelle

Foto: Syaikh Nuruddin Utsman Bilal saat berpidato di upacara pembukaan Sekolah Abdullah bin Mubarak di kota Wanlaweyn, provinsi Lower Shebelle [sumber: moslimcondition.com]

KIBLAT.NET, Lower Shebelle – Operasi pasukan khusus Somalia dengan didukung tentara AS dilaporkan membunuh salah satu ulama tersohor di Somalia, Syaikh Nuruddin Utsman Bilal. Ia terbunuh setelah tentara menyerbu kediamannya di kota Wanlaweyn, provinsi Lower Shebelle yang bersebelahan dengan ibukota Mogadishu.

Portal berita Somalia, Al-Somal Al-Jadid, Selasa (90/10), melaporkan bahwa pasukan gabungan menyerbu rumah syaikh pada Senin tengah malam lalu. Syaikh Bilal terbunuh di dalam rumahnya sendiri.

Menurut informasi yang dihimpun portal muslimcondition.com, pasukan sekutu memaksa masuk rumah syaikh dan menembaknya hingga meregang nyawa. Pembunuhan itu dilakukan di hadapan istri dan anak-anak Syaikh Bilal.

Belum jelas mengapa Syaikh Bilal menjadi target militer pemerintah dan asing. Pemerintah lokal Wanlaweyn menolak komenter atas penyerbuan itu sehingga menyulut kemarahan warga. Masyarakat menggelar demonstrasi mengutuk pembunuhan kejih tersebut.

Tahun lalu, operasi serupa juga menimpa salah seorang ulama di provinsi yang sama. Sang ulama gugur setelah menolak ditangkap oleh pasukan pemerintah dan AS serta memberi perlawanan.

Syaikh Bilal merupakan ulama tersohor di kota Wanlaweyn. Ia banyak menyampaikan ceramah di hadapan masyarakat. Ia juga menjadi pengajar tetap ilmu tafsir di salah satu masjid di Wanlaweyn dan mengajar di sekolah yang didirikan masjid.

Perlu diketahui, meski Wanlaweyn kota kecil, pangkalan militer AS di Somalia terbesar berada di kota tersebut. Pangkala itu dilengkapi bandara dan banyak pesawat serta helikopter terpakir di pangkalan.

BACA JUGA  Al-Shabaab Somalia Eksekusi Mata-mata Asing

Sumber: alsomal.net, muslimcondition.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

UEA Bangun Pangkalan Militer Ilegal di Somalia

Somalia - Rabu, 28/03/2018 07:38