Syarif Baraja Jawab Cuitan Akhmad Sahal Soal “Gak Paham Fikih Shalat di Lorong Kereta”

Foto: Postingan Akhmad Sahal di Twitter

KIBLAT.NET, Jakarta – “Orang2 yg ga tau fikih.” Tulis Akhmad Sahal, aktivis media sosial menyinggung peserta Reuni Akbar 212 yang menjalankan shalat di lorong kereta. Cuitannya dibuat caption sebuah gambar yang menunjukkan penampakan tersebut.

Pengurus Cabang Istimewa NU Amerika itu kemudian mengatakan bahwa shalat di kendaraan bisa sambil duduk dan senyap, tidak harus berdiri. Ia kemudian menuding mereka melakukan aksi ibadah demonstratif sehingga menguasai area umum.

“Ini menggangu orang lain, yg justru dilarang agama,” katanya, sembari kembali menyindir mereka, “Awam fikih oke aja, asal mau belajar. Jgn justru merasa paling Islami.”

Cuitan penulis kolom di Geotimes itu pun langsung mengundang komentar netizen. “SOALNYA …….. Mereka mau foto mereka masuk media agar ngetop ……,” tulis seorang netizen dengan akun @fajaralam9.

Postingan Akhmad Sahal di Twitter

Meski ada yang mengamini, mayoritas dari mereka terlihat tidak sepakat dengan pandangan Sahal. “Gak usah demonstratif kritik orang dimedia sosial, jangan merasa paling islami krn merasa paling tau fikih…,” tulis @Yank_Zee.

Pemilik akun @muslim_volunter menanggapi pedas, “Situ sholat gak?” Yang ditambahi komentara oleh @hadi_poernomo, “Syahwat Su’udzon bersumber dari hati yang gelap.”

Sementara itu, terlihat Ustadz Syarif Baraja, motivator ‘Sholat For Success’, ikut memberikan tanggapan atas cuitan Sahal yang menuding orang tidak paham fikih.

“Dalam mazhab Syafii, WAJIB berdiri selama mampu. Menurut imam Nawawi: ulama syafiiyah mewajibkan shalat berdiri di kapal. Tidak boleh duduk selama mampu berdiri. Tapi Jika ditakutkan waktu habis maka shalat semampunya,” jelasnya sembari menunjukkan screen shot pendapat dalam bahasa Arab.

BACA JUGA  Ust. Henry Salahuddin: Indonesia Masih Ada Karena Islam

“Emang shalat berapa jam om @sahaL_AS ? Jangan bahas masalah niat, karena niat itu dalam hati. Dari mana tahu kalo niat demonstratif?” katanya menambahkan.

Cuitan dai muda asal Solo itu pun langsung berbalas tanggapan positif. “Terima kasih Tadz,walaupun sy jarang bepergian,setidakbya sy tahu tata cara sholat di kendaraan,” tulis seorang netizen dengan akun @Dayang02551185.

Reporter: Ibas Fuadi
Editor: M. Rudy

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Zoom In : Sendiri Dalam Keramaian Reuni 212

Video News - Jum'at, 14/12/2018 15:54

Menggantung Demokrasi di Monumen Akal Sehat

Suara Pembaca - Selasa, 11/12/2018 12:06

Mengkritisi Pembakaran Bendera Tauhid

Suara Pembaca - Sabtu, 08/12/2018 18:18