KH Arifin Ilham Dipindah ke Malaysia untuk Medical Check Up

Foto: KH Arifin Ilham

KIBLAT.NET, Jakarta – Setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Salemba, Jakarta Pusat, KH Arifin Ilham diterbangkan ke Penang, Malaysia untuk melanjutkan pengobatan.

Pengasuh Ponpes Az Zikra, Ustadz Ahmad Syuhada membenarkan kabar tersebut. Namun ia tidak mengetahui nama rumah sakit tempat Ustadz Arifin dirawat.

“Kalau nama rumah sakitnya sih belum diberitahukan, dari awal tidak diberitahukan, tetapi di Penang, Malaysia,” ujarnya saat dihubungi Kiblat.net melalui sambungan telepon, Kamis (10/01/2019).

Ustadz Syuhada mengatakan, pemindahan ini bukan disebabkan rujukan yang diberikan oleh RSCM, melainkan karena sebelumnya Ustadz Arifin pernah dirawat di sana untuk kemoterapi.

“Itu bukan rujukan sebenarnya, karena memang sebelum di RSCM, penanganannya (kemoterapi) sudah di sana semua,” jelasnya.

“Jadi di sana yang punya rekam medis lebih lengkap, rekam medis kemo-nya. Kan dia terkena kanker nasofaring dan getah bening, beliau melakukan kemoterapi kurang lebih sebanyak 6 kali,” ungkap Ustadz Syuhada.

Dia kemudian menuturkan awal mula Ustadz Arifin masuk RSCM, yaitu ketika beliau drop saat mengisi tabligh akbar rutin di Sentul.

“Jadi prosesnya ketika beliau masuk RSCM kan akibat dari tiba-tiba drop fisiknya, batuk yang terus berkepanjangan ketika mengisi dzikir akbar, batuk yang sangat akut, kemudian dibawa di RSCM,” jelasnya.

Menurut Ustadz Syuhada, meskipun Ustadz Arifin sehat akan tetap berangkat ke Malaysia untuk menjalani medical check up rutin.

BACA JUGA  Tabligh "Uighur", Ust. Muinnudinillah Basri: Waspada Tanda Kemunculan Komunis di Indonesia

“Sakitnya kurang lebih 6 bulan ini berjalan, jadi kemo terakhir itu Desember kemarin, Januari itu akan melakukan check up setelah kemo. Jadi jarak sebulan pihak rumah sakit Penang meminta untuk tetap check up lagi,” ujarnya

“Setelah berakhir kemoterapi, harapannya nanti kalau hasilnya negatif, artinya hilang itu kankernya berarti kan tinggal perawatan, recovery.”

“Nanti kan setelah perawatan, batuknya diketahui, dari bakteri atau apa,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: M. Rudy

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Awas Hoaks KH Arifin Ilham Wafat, Begini Kondisi Beliau

Indonesia - Selasa, 08/01/2019 11:23

Awas Hoaks KH Arifin Ilham Wafat, Begini Kondisi Beliau

Video News - Selasa, 08/01/2019 10:45