Moeldoko Sebut Kasus Novel Baswedan Bukan Pelanggaran HAM

Foto: Novel Baswedan

KIBLAT.NET, Jakarta – Kepala Staf Presiden, Moeldoko mengklaim bahwa kasus yang menimpa Penyidik KPK Novel Baswedan bukan termasuk pelanggaran HAM berat. Menurutnya, pelanggaran HAM berat terjadi jika negara melakukan abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan.red).

“Pelanggaran HAM berat itu terjadi apabila abuse of power. Terus ada genocide tersistem. Enggak ada itu dilakukan terhadap kasus Novel, bukan dan tidak ada kaitannya dengan kebijakan negara,” ucapnya di Istana Negara, Jakarta Pusat seperti dilansir Viva.co.od

“Abuse of power itu adalah kebijakan negara, melekat,” sambung Moeldoko yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amien.

Namun, ia menyebutkan bahwa penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan hanya kriminal murni. Mantan Panglima TNI ini menyebutkan, tindakan kriminal tidak termasuk pelanggaran HAM.

“Dalam konteks ini adalah konteks kriminal murni. Apa itu abuse of power? Bukan. Konteksnya disitu,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Novel disiram menggunakan air keras, ketika pulang Salat Subuh dari musola di dekat rumahnya di Kelapa Gading Jakarta Utara. Peristiwa ini menyebabkan hak atas rasa amannya terenggut namun tak kunjung mendapat hak atas keadilan.

Reporter: Taufiq Ishaq
Sumber: Viva.co.id

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga