Rusia Pertanyakan Keseriusan AS Tarik Pasukan dari Suriah

Foto: Militan Kurdi YPG berbicara dengan anggota pasukan AS di Darbasiya, Suriah. (Reuters)

KIBLAT.NET, Moskow – Rusia mempertanyakan keseriusan rencana Amerika Serikat untuk menjalankan keputusan penarikan pasukan dari Suriah. Hal itu diungkapkan Deputi Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov, Rabu (09/01/2019).

Ryabkov mengaku sulit untuk percaya bahwa AS akan menarik diri dari Suriah sepenuhnya dalam keadaan saat ini, mengingat posisi kuat mereka mendukung kehadiran militer AS yang berkelanjutan di Suriah.

“Saya tidak dapat membayangkan bahwa Amerika Serikat akan sepenuhnya meninggalkan Suriah dalam hal kehadiran militer fisik dalam situasi saat ini, di mana Washington dikunci dalam kontes yang tak terhentikan untuk dominasi dunia dan didorong untuk hadir di mana-mana dan menyelesaikan masalah hanya dengan kondisinya sendiri,” ujarnya.

Dia menekankan bahwa kontak di Suriah antara Rusia dan AS tidak akan berhenti, sekalipun tidak diumumkan ke publik.

“Akan ada kontak pada topik lain dalam waktu dekat. Istirahat dalam kontak mungkin berbeda, tetapi tidak ada jeda panjang,” katanya menegaskan.

Sementara itu, Rusia dan Turki sedang bersiap untuk mengadakan pertemuan dalam waktu dekat. Dua minggu lalu, Turki mengumumkan akan membahas KTT Rusia-Turki baru pada Januari.

Mengenai masalah Suriah, pengamat percaya bahwa Rusia dan Turki berusaha untuk mengisi kekosongan yang akan terjadi jika Amerika Serikat menerapkan keputusan untuk menarik diri dari Suriah.

Sumber: Aawsat
Redaktur: Ibas Fuadi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Lima Tentara AS Tewas di Manbij, Suriah

Suriah - Kamis, 17/01/2019 07:48