Kesaksian Seorang Mantan Tahanan Kamp Konsentrasi Uighur

KIBLAT.NET, Jakarta – Muslimah asal Kazakhstan, Gul Bahar Jaliloa menceritakan kezaliman yang dialaminya selama 16 bulan di kamp konsentrasi milik Pemerintah Cina. Hingga akhirnya ia terbebas lantaran mendapatkan pertolongan dari pemerintah di negeri asalnya Kazakhstan.

“Apa salah saya ketika ditangkap oleh pemerintah Cina, padahal saya warga Kazakhstan dan memiliki paspor. Saya biasa berniaga di wilayah Xinjiang. Tetapi mereka memenjarakan saya lantaran saya dituduh sebagai teroris,” katanya dalam kunjungannya di AQL Islamic Center, Jakarta, Kamis (10/01/2019).
Tonton video lengkapnya di sini.
Editor: Abdullah Muhammad

Reporter: Habib Luthfi & Hafis Syarif

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga