Kebakaran Dahsyat di Kilang Minyak Aden, Pelakunya Hutsi?

Foto: Kebakaran kilang minyak di Aden Yaman

KIBLAT.NET, Aden – Kebakaran kilang minyak di Aden, kota pelabuhan Yaman selatan menyebar ke tangki penyimpanan kedua pada Sabtu (12/01/2019). Akibatnya enam orang terluka.

Sumber dari pengelola kilang minyak, mengatakan kepada Reuters bahwa pasukan pertahanan sipil Yaman gagal menahan kobaran api yang dipicu oleh ledakan pada hari Jumat. Penyebab pasti ledakan masih belum diketahui.

Aden berada di bawah kendali pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan didukung oleh koalisi yang dipimpin Arab Saudi. Pasukan pemerintah secara rutin memerangi pemberontak Syiah Hutsi dukungan Iran yang merebut ibukota Sanaa pada tahun 2014.

PBB meluncurkan pembicaraan damai bulan lalu untuk mencoba mengakhiri perang yang selama hampir empat tahun telah menewaskan puluhan ribu orang, menghancurkan ekonomi dan membuat jutaan orang menghadapi kelaparan hebat. Tetapi ketegangan telah muncul kembali sejak saat itu.

Pada hari Jumat, sebuah tangki penyimpanan yang menampung 7.000 ton diesel terbakar di kilang minyak utama Aden di kota Al Buraika. Panas dari api itu menyebabkan tangki penyimpanan kedua terbakar.

“Kebakaran besar meletus beberapa menit setelah ledakan yang menargetkan salah satu tangki minyak perusahaan,” kata seorang pekerja di kilang tersebut kepada kantor berita Cina, Xinhua.

Serangan drone Hutsi pada hari Kamis terhadap parade militer pemerintah di Lahaj, sebuah provinsi di sebelah Aden, menewaskan beberapa orang. Sehari setelahnya, televisi pemerintah Saudi mengatakan bahwa koalisi menghancurkan sebuah pangkalan penerbangan drone milik Hutsi.

Sumber: Middle East Eye
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga