Bersantai Selfie Dahulu, Terlena Kemudian

Foto: Ilustrasi. (Tribunnews)

Penulis: Arimbi Nikmah Utami (Ibu Rumah Tangga)

 

Singkat cerita, Indonesia mendapatkan predikat negara tersantai di dunia versi Lastminute, salah satu penyedia jasa perjalanan Eropa. (beritagar.id, 23/1/2019)

Tak ketinggalan, situs wisata bigseventravel.com ikut menyematkan predikat sebagai negara Instagrammable di dunia peringkat 4. (travel.kompas.com, 22/1/2019)

Apakah itu adalah hal yang positif? Tentu pihak-pihak yang terkait dengan pariwisata akan mengatakan iya, karena predikat-predikat itu akan mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara ataupun lokal untuk datang ke spot-spot wisata yang membuat relax dan instagrammable. Lebih banyak wisatawan datang artinya lebih banyak pemasukan yang datang. Sekali lagi, semuanya tentang kapital.

Apakah mereka tidak memikirkan dampak atas kedatangan wisatawan-wisatawan itu? Terutama mereka yang berasal dari luar negeri. Karena mereka tidak hanya datang membawa tubuhnya saja, tapi juga cara hidup dan kebudayaannya.

Bisakah pemerintah mengatur tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh mereka lakukan selama di Indonesia? Jawabannya sudah pasti tidak, dengan HAM sebagai dalilnya.

“Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin? (QS. Al Maidah 50)

Apakah terlalu berlebihan kekhawatiran ini? Rasa-rasanya tidak, karena sudah nampak didepan mata, degradasi moral yang terjadi pada generasi muda kita saat ini. Gaya hidup dan pergaulan mereka cenderung kebarat-baratan. Mulai meninggalkan adat ketimuran, apalagi cara dan aturan hidup dengan Islam.

BACA JUGA  Peran Ulama dalam Memperjuangkan Kemerdekaan

Mereka banyak yang terpengaruh, terlena dan akhirnya meniru gaya hidup orang asing.

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR Ahmad dan Abu Daud)

Negeri ini membutuhkan generasi muda yang cerdas dan kuat untuk maju dan bangkit. Bukan generasi yang gemar selfie dan bersantai-santai ria.

Wallahu’alam

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Internet di Indonesia, Sudah Layak Anak?

Opini - Jum'at, 19/07/2019 18:56

Sosok Pemimpin Unggul yang Dicintai Manusia

Opini - Jum'at, 05/07/2019 17:20