Konsep Pendidikan Buya Hamka Dinilai Bisa Atasi Problem Jiwa Bangsa Indonesia

Foto: Dr. Adian Husaini berbicara dalam seminar 111 Tahun Buya Hamka yang diselenggarakan di Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta Selatan, Sabtu (16-02-2019)

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Program Doktor PAI Universitas Ibnu Kholdun, Dr. Adian Husaini mengatakan bangsa Indonesia memiliki masalah jiwa yang sangat serius. Menurutnya, masalah itu bisa diatasi dengan konsep pendidikan Buya Hamka.

“Jadi problem bangsa kita ini problem jiwa. Ini sangat serius,” kata Adian Husaini saat menjadi pembicara dalam seminar 111 Tahun Buya Hamka yang diselenggarakan di Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta Selatan, Sabtu (16/02/2019).

Dia lantas mengutip perkataan Mukhtar Lubis di dalam karyanya yang berjudul Ciri-ciri Manusia Indonesia. Di situ disebutkan salah satu ciri utama bangsa ini adalah kemunafikan, dan sifat itu menjadi salah satu problem jiwa yang serius bangsa ini.

Problem jiwa itu, lanjut Adian, bisa diatasi jika pendidikan di Indonesia menggunakan konsep Buya Hamka, yaitu dengan mengedepankan sikap dan adab. Sehingga, kurikulum inti dari pendidikan adalah penyucian jiwa.

“Maka kurikulum inti pada pendidikan itu harus tazkiyatun nafs,” ungkapnya.

Permasalahan jiwa adalah hal penting bagi sebuah bangsa. Menurut Adian kebangkitan bangsa-bangsa besar berawal dari kebangkitan jiwa.

Sementara, dalam Kepala Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Akmal Sjafril menyebut Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau Hamka sebagai salah satu contoh tokoh yang berkarakter kuat. Menurutnya, karakter kuat yang dimiliki Buya Hamka adalah karakter yang berani berbeda.

“Beliau punya karakter yang bukan asal beda, tetapi berani berbeda,” kata Akmal.

BACA JUGA  Perppu Darurat Sipil Tak Mengatur Soal Wabah Penyakit

Menurutnya, karakter yang dimiliki oleh Buya Hamka memiliki nilai yang sangat baik untuk para pemuda. Sebagai orang yang berkarakter, Hamka hanya akan mengikuti sesuatu yang dia anggap benar. “Jadi tidak hanya asal beda,” ujarnya.

Akmal menilai banyak generasi muda saat ini yang hanya memiliki karakter ikut-ikutan. Beberapa pakar parenting menilai anak-anak muda tersebut lupa untuk diajak berkarakter. Karenanya banyak dari mereka yang hanya ikut-ikutan, ikut-ikutan mode, ikut-ikutan tren sana sini.

“Karakter yang dimiliki oleh Buya Hamka memiliki nilai yang luar biasa baik sekali terutama buat generasi-generasi muda,” tambahnya.

Reporter: Haikal Sobirin/Fanny Alif
Editor: Imam S.

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Kiat Menjadi Guru Keluarga- Ust. Adian Husaini

Video Kajian - Senin, 08/07/2019 08:45

Ini yang Buya Hamka Lakukan pada Orang yang Membencinya

Video News - Senin, 11/03/2019 07:00