Puluhan Militan Kurdi ISIS di Suriah Dipulangkan ke Tempat Asal

Foto: Asap membumbung dari kamp sementara anggota ISIS dan keluarga mereka di kota Baghouz, Suriah timur, 9 Maret 2019. (AFP)

KIBLAT.NET, Baghouz – Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) mengatakan siap untuk menyerahkan lebih banyak lagi militan Kurdi yang bergabung dengan ISIS ke wilayah asal mereka, baik di Irak maupun Iran.

“Lebih dari 4.000 pejuang telah menyerah kepada SDF selama sebulan terakhir. Lima ratus dari mereka adalah warga Irak,” kata Mustafa Bali, juru bicara Kantor Media SDF.

“Kami sejauh ini telah menyerahkan 250 pejuang ISIS Irak, dan menurut kesepakatan antara kami, pejuang ISIS Irak yang tersisa di penjara-penjara SDF akan diserahkan dalam beberapa fase sehingga mereka diadili di sana.”

Para militan pernah menguasai 88.000 km persegi wilayah di Irak dan Suriah, tempat sekitar delapan juta orang tinggal di dalamnya.

“Beberapa anggota ISIS Irak juga membawa anggota keluarga mereka ke Suriah, yang juga ditahan di penjara kami. Dan kami meminta pemerintah Irak untuk mengambil kembali anggota keluarga mereka juga, dan mereka telah menerimanya,” kata Bali.

Ribuan orang asing berdatangan ke Suriah dan Irak untuk bergabung dengan “khilafah” ISIS. Di antara orang asing, ratusan orang Kurdi dari Iran, Suriah, Irak, dan Turki bergabung dengan kelompok itu untuk bertarung bersama kelompok ekstremis.

“Ada banyak pejuang ISIS Kurdi, beberapa tewas dalam perang dan beberapa melarikan diri ke Eropa setelah kekalahan ISIS di Suriah dan Irak,” ungkap Bali.

BACA JUGA  Pertempuran Sengit Meletus di Pedesaan Hama, Suriah

“Lebih dari 40 dari mereka telah menyerahkan diri kepada pasukan kami dan mereka sekarang ditahan. Sebagian besar dari mereka berasal dari Kurdistan selatan (Irak) dan sekitar 10 di antaranya berasal dari Kurdistan timur (Iran),” tambahnya.

SDF berada di bawah tekanan ekstrem karena jumlah jihadis yang ditahan tumbuh dari hari ke hari. Kelompok yang dipimpin Kurdi itu menangkap sisa-sisa militan ISIS di markas terakhirnya di Baghouz, Suriah timur.

“Kami telah berbicara dengan Pemerintah Daerah Kurdistan untuk menyerahkan mereka. Pemerintah telah menyatakan kesiapan untuk membawa mereka kembali ke Wilayah Kurdistan,” kata Bali.

“Mereka berasal dari Kurdistan timur. Tetapi kami belum memutuskan apakah akan menyerahkan mereka ke Iran.”

Banyak orang Kurdi pergi ke Suriah untuk berjihad melawan Presiden Suriah Bashar Assad. Mereka awalnya bergabung dengan Jabhah Nusrah, tetapi mayoritas bergabung dengan ISIS setelah kelompok itu muncul.

“Ketika ISIS pertama kali menyusup ke Irak dan Suriah, hampir 500 pemuda Kurdi bergabung dengan mereka,” kata Mariwan Naqishbandi, kepala hubungan dan koeksistensi agama di kementerian urusan agama KRG. “Tapi kami tidak memiliki informasi tentang penyerahan pejuang ISIS Kurdi.”

“Tiga ratus pejuang ISIS Kurdi terbunuh dalam pertempuran dan 150 dari mereka menyerahkan diri kepada pasukan keamanan KRG atau ditangkap,” kata Naqishbandi.

“Beberapa dari mereka sekarang telah diadili dan dibebaskan setelah ditetapkan, aman untuk melakukannya. Selain itu, 40 hingga 50 dari mereka masih hilang dan kami tidak tahu apakah mereka hidup atau terbunuh.”

BACA JUGA  Karena Gaji, Tentara Assad Disersi dan Gabung Garda Revolusi Iran

Bizhar Koramarki, kepala keamanan Duhok (Asayesh), mengatakan kepada Rudaw bahwa kantornya belum menerima miltan ISIS Kurdi yang ditangkap.

“SDF belum menyerahkan pejuang ISIS kepada kami. Tetapi kami akan membawa mereka kembali kapan pun pihak berwenang memutuskan untuk mengambilnya,” katanya.

SDF menahan beberapa ratus pejuang ISIS asing dan telah berulang kali meminta negara-negara asal untuk mengambilnya kembali. Mereka bahkan sudah memperingatkan para militan bisa dibebaskan.

“Kami masih menahan banyak pejuang dari negara-negara Arab dan Eropa dan telah meminta negara asal mereka untuk membawa mereka kembali. Tetapi negara-negara ini belum siap untuk mengambilnya kembali,” kata Bali.

Sumber: Rudaw
Redaktur: Ibas Fuadi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga