Cara Mudah Atasi Jet Lag

Foto: Ilustrasi Jet Lag. (Foto: telegraph)

KIBLAT.NET – Beberapa diantara kita diharuskan melakukan perjalanan jarak jauh, baik antar daerah maupun antar negara. Saat ini, perjalanan jarak jauh paling cepat ditempuh dengan menggunakan pesawat. Dan salah satu masalah yang ditemui ketika melakukan penerbangan jauh antar negara adalah Jet Lag atau perubahan jam biologis tubuh.

Jet Lag biasanya ditandai dengan perasaan lelah, selalu mengantuk, maupun kebingungan. Hal ini terjadi setelah melakukan perjalanan panjang dengan melintasi beberapa zona waktu menggunakan pesawat terbang. Gejala yang umumnya terjadi akibat Jet Lag adalah gangguan pada pola tidur serta kelelahan.

Selain itu, Jet Lag juga mengakibatkan beberapa perubahan ritme pada tubuh, beberapa diantaranya cukup mengganggu. Kamu biasanya akan mengalami gangguan tidur seperti insomnia, tidur berlebihan, atau bangun terlalu cepat. Kamu juga mungkin akan terkena gangguan pencernaan, seperti konstipasi atau diare.

Gejala yang cukup mengganggu adalah kamu akan mengalami mual dan muntah, gangguan ingatan, cemas dan mudah marah, pusing dan sakit kepala, bisa juga mengalami nyeri otot.

Lantas, bagaimana mengatasi Jet Lag? Ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi Jet Lag. Anjuran ini ada yang dilakukan sebelum melakukan perjalanan jauh maupun setelahnya. Kami rangkumkan beberapa poin yang disadur dari laman alodokter.com dan beberapa laman kesehatan lain.

1. Mengubah Rutinitas Tidur.

Kamu bisa menyesuaikan waktu tidur dengan waktu tempat tujuan beberapa hari sebelum berangkat. Atau, kamu juga bisa tidur singkat selama 20 menit ketika sampai tujuan. Namun, ketika waktunya tidak memungkinkan untuk istirahat, cobalah “menyicil” tidur beberapa kali dalam sehari.

BACA JUGA  Imajinasi Kolonial di Balik Budaya ‘Asli’ Nusantara

2. Membatasi Paparan Cahaya Terang.

Ketika melakukan penerbangan, cobalah  mengurangi paparan cahaya terang, karena cahaya hal itu menjadi salah satu hal yang mempengaruhi jam internal tubuh. Gunakan penutup telinga dan masker mata saat tidur, hal ini berguna agar tidurmu menjadi lebih nyenyak dan berkualitas usai penerbangan panjang.

3. Menghindari Dehidrasi.

Pastikan kamu mengonsumsi banyak air putih saat melakukan perjalanan dan setelah sampai di tujuan. Hal ini bertujuan untuk melawan efek dari udara kering di dalam kabin pesawat dan mencegah dehidrasi.

4. Habiskan Waktu di Luar Ruangan Begitu Tiba di Tujuan.

Untuk mengembalikan jam biologis tubuh, kamu perlu berjemur di bawah sinar matahari. Cobalah berjalan-jalan di luar ruangan, misal di taman kota, antara pukul 08.00-09.00 waktu setempat.

5. Berolahraga.

Berolahraga di pagi atau sore hari akan membantu me-reset jam biologis anda. Namun ingat, jangan berolahraga malam hari karena bisa berdampak insomnia.

6. Mandi Saat Mengalami Jet Lag.

Cobalah mandi air dingin pada malam hari dan air hangat pada pagi hari. Hormon melatonin yang dibutuhkan tubuh agar tidur nyenyak bisa muncul dengan adanya perubahan temperatur badan.

7. Jaga Pola Makan Selama Traveling.

Wajib hukumnya untuk menjaga pola makan serta berada di bawah sinar matahari. Jika Anda hanya tinggal selama satu atau dua hari di destinasi tujuan, cobalah melakukan banyak aktivitas luar ruangan.

BACA JUGA  Dari Negeri ke Negeri: Derita Pengungsi Tanpa Henti

Penulis: Muhammad Jundii
Editor: Rusydan

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Tarif Ongkir JNE Naik Mulai Pertengahan Bulan Ini

Indonesia - Rabu, 16/01/2019 13:20

Harga Tiket Pesawat Hanya Turun Setengah Tiang

Suara Pembaca - Selasa, 15/01/2019 23:56