IDEAS: Ribuan Hektar Lahan Pertanian Tergusur Akibat Pembangunan Tol

Foto: Peneliti IDEAS, Siti Nur Rosifah

KIBLAT.NET, Tangerang – Badan riset Indonesia Development and Islamic Studies (IDEAS) mengungkapkan bahwa ada ribuan hektare areal lahan pertanian produktif yang tergusur dalam pembangunan jalan tol oleh pemerintah. Peneliti IDEAS, Siti Nur Rosifah memaparkan, mayoritas lahan yang tergusur merupakan sawah milik masyarakat.

IDEAS mencatat, Kabupaten yang kehilangan sawah terbesar dalam 5 tahun terakhir adalah kabupaten yang dilalui proyek jalan tol Trans Jawa. Yaitu Banyuwangi, Bandung, Serang, Cirebon, Brebes, Sragen, Ngawi, Pemalang, Tegal, Nganjuk dan Semarang.

“Dalam periode 2015-2018 tercatat dibangun 680,4 Km jalan tol di Jawa, yang sebagian besar dibangun diatas lahan pertanian, terutama sawah. Jalan tol sepanjang 680,4 Km itu diperkirakan telah mengambil alih lahan pertanian seluas 4.457 hektar,”papar Siti di kantor IDEAS, Ciputat pada Senin (15/04/2019).

Diketahui, pembangunan jalan tol sepanjang 766,1 Km kini dalam proses konstruksi. Diperkirakan, akan terdapat 5.018 hektar lagi lahan pertanian yang akan hilang pada 2019-2021.

Ia juga menyebutkan bahwa lahan pertanian yang hilang untuk pembangunan jalan tol seluas 9.475 hektar ini, setara dengan luas seluruh lahan sawah di Kabupaten Pacitan.

Lebih jauh, Siti menyebutkan bahwa setelah jalan tol beroperasi, ekspansi perkotaan dipastikan akan deras menerjang areal sawah dan lahan pertanian produktif di sekelilingnya.

“Dengan perhitungan konservatif, dimana dampak pembukaan jalan tol akan mengambil lahan pertanian hanya di lokasi paling strategis, yaitu di sekeliling pintu gerbang tol-nya saja. Jalan tol 680,4 Km yang dibangun sepanjang 2015-2018 diperkirakan akan memicu konversi lahan pertanian hingga 49 ribu hektar,” tuturnya.

BACA JUGA  WALHI Kritisi Ucapan Presiden Jokowi Soal Investasi

“Luas ini setara dengan luas seluruh sawah di Kabupaten Sukabumi,” terang Siti.

Tak hanya itu, 766,1 Km jalan tol yang akan beroperasi pada 2019-2021, diperkirakan juga akan memicu konversi lahan pertanian hingga 70 ribu hektar.

IDEAS memprediksi akan adanya pengalihan lahan secara signifikan menyusul rencana pembangunan jalan tol di seluruh Jawa. Apalagi pemerintah tak hanya membangun di jalur utara, tapi juga berencana membangun tol trans Jawa jalur selatan.

“Dengan panjang jalan tol direncanakan hingga 2.500 Km, maka dalam perhitungan konservatif–jangka pendek, konversi lahan pertanian dapat mencapai hingga 200 ribu hektar, setara dengan luas gabungan seluruh lahan sawah di Kabupaten Indramayu dan Karawang. Dalam jangka panjang, dampaknya akan jauh lebih besar lagi,” Pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

IDEAS Nilai Jalan Tol Justru Menambah Masalah

Indonesia - Senin, 15/04/2019 19:07