Arie Untung: Penutupan Hijrah Fest Akan Kita Dedikasikan untuk Ustadz Arifin Ilham

Foto: Founder Hijrah Fest, Arie Untung. (Foto: Alif/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta- Hijrah Festival Ramadhan 2019 akan digelar selama tiga hari mulai Jumat, 24 Mei 2019 hingga Minggu, 26 Mei 2019. Dihelat di Jakarta Convention Center (JCC) Hall A & B, Senayan, Jakarta Selatan. Ada salah satu pembicara yang direncanakan tampil namun urung karena sakit dan meninggal dunia, yaitu Dai Kondang Ustadz Arifin Ilham.

Founder Hijrah Fest, Arie Untung mengatakan bahwa kepergian Ustadz Arifin Ilham merupakan sebuah pukulan baginya, khususnya di teman-teman komunitas Hijrah Fest. Hal tersebut dikarenakan beliau merupakan ustadz yang diundang pertama kali saat bulan November lalu dan beberapa hari sebelum acara meminta cancel dengan alasan kesehatan.

“Karena beliau merupakan salah satu ustadz pertama waktu November kemarin yang kita datangi juga, beliau mengisi beberapa hari sebelumnya langsung cancel dengan alasan kesehatan,” ungkap Arie kepada Kiblat.net di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (24/05/2019).

Oleh karena itu, Arie berencana akan mendedikasikan hari terakhir acara untuk Ustadz Arifin Ilham, apalagi nama Arifin Ilham juga telah dicetak dalam kaos acara. Adapun untuk detail acara yang akan dilaksanakan, ia sebatas hanya memberi tahu bahwa akan mengundang keluarga dan para ustadz yang akan berkumpul pada hari akhir nanti.

“Namanya sudah ada di baju kita tuh, dan hari terakhir kita akan dedikasikan untuk beliau, buat penutupan acara. Insya Allah kita bisa mengundang keluarga atau juga mungkin para guru-guru ustadz akan berkumpul di hari akhir nanti,” jelasnya.

BACA JUGA  Politisi Nasdem Sebut Luhut Menteri Palu Gada

Dimata Arie, Arifin Ilham merupakan seorang ustadz yang istiqomah. Selain itu semasa hidupnya beliau juga sering mendapatkan serangan kata-kata dari berbagai pihak, namun beliau menerima dan mengerti bagaimana melewati semua itu, termasuk dalam menghadapi sakitnya.

“Beliau itu, ya semua ustadz merasakan banyak sekali serangan secara kata-kata, secara banyak lah. Memang diantara orang ada yang suka, ada yang nggak suka, beliau termasuk dari orang yang banyak di kehidupan beliau untuk menerima itu dan bagaimana caranya untuk melewatinya itu, luar biasa, nggak mungkin mental kita seperti beliau untuk menghadapi berbagai cobaan, ya termasuk dalam menghadapi sakitnya, sebuah cobaan yang perlu kita pelajari hikmahnya,” katanya.

Arie juga membandingkan kematian Ustadz Arifin Ilham dengan kematian Rasulullah SAW, yang mana Rasulullah meninggal diawali dengan sakit serta bersyukur dan semangat dalam menghadapinya.

“Jadi beliau meninggalnya seperti Rasulullah, diawali sakit, dalam menyingkapi sakitnya dengan cara bersyukur, dengan cara memberikan semangat, terakhir kali kita jenguk aja nggak bisa bicara, tapi dia masih berusaha menyambut kita dengan baik, kita jangan masuk dulu, dia mau duduk, dia keliatannya bisa duduk demi untuk bisa menyambut kita. Masya Allah,” tuturnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Rusydan

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Almarhum Ustadz Arifin Ilham di Mata Arie Untung

Video News - Senin, 27/05/2019 10:18