Militer UEA Kuasai Bandara Sipil di Mukalla, Warga Yaman Demonstrasi

Foto: Image processed by CodeCarvings Piczard ### FREE Community Edition ### on 2019-06-13 20:37:42Z | |

KIBLAT.NET, Al-Mukalla – Rakyat Yaman pada Kamis (13/06/2019) menggelar aksi protes di kota Mukalla, ibukota provinsi Hadramout, menuntut pembukaan Bandara Al-Rayyan. Sejak empat tahun terakhir, bandara itu ditutup untuk sipil dan dikendalikan oleh Uni Emirat Arab (UEA) untuk pangkalan militer.

Pengunjuk rasa berjumlah puluhan itu membawa poster yang berisi menuntut pengoperasian kembali bandara untuk sipil. Bandara itu telah diubah menjadi pangkalan militer. Di dalamnya terdapat penjara, di mana puluhan aktivis politik dan ulama yang menentang kepentingan UEA ditahan.

Berdasarkan tulisan di poster yang dibawa para demonstran, penutupan Bandara Al-Rayyan telah menutup jalur kehidupan.

Pada Februari awal tahun ini, Menteri Transportasi di pemerintahan Yaman yang diakui, Saleh Al-Jubwani, mengumumkan bahwa kementeriannya membuka kembali bandara Al-Rayyan di Mukalla pada pertengahan Maret, setelah rehabilitasi penuh, yang akan berkontribusi untuk menyelesaikan masalah transportasi udara.

Pernyataan Al-Jubwani bukan yang pertama dari pejabat pemerintah terkait penutupan Bandara Al-Rayyan. Gubernur Hadramout, Mayor Jenderal Faraj Al-Bassani, Januari 2018, juga mengumumkan pernyataan serupa namun sampai bulan ini belum terealisasi.

Selama empat tahun berturut-turut, sejak para pejuang Organisasi Al-Qaidah mundur dari kota Mukalla pada April 2016 menyusul kampanye militer yang dipimpin oleh Uni Emirat Arab, Bandara Al-Rayyan masih ditutup. Militer UEA mengambil kendali bandara tersebut dan jadikan pangkalan militer. Menurut laporan Asosiated Press, UEA mendirikan penjara rahasia di bandara tersebut untuk menahan para penentang kepentingannya.

BACA JUGA  Yaman Kecam Aliran Senjata Iran ke Pemberontak Hutsi

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

UEA Tarik Pasukan dari Yaman, Ada Apa?

Yaman - Selasa, 09/07/2019 09:52

Saudi Cegat Rudal Syiah Hutsi Mengarah ke Makkah

Arab Saudi - Selasa, 21/05/2019 06:50