Konflik Libya: Haftar Bersiap Serang Tripoli Habis-habisan

Foto: Khalifa Haftar (paling kiri)

KIBLAT.NET, Tripoli – Pasukan yang setia kepada Pensiunan Jenderal Khalifa Haftar sedang bersiap untuk melancarkan serangan “akhir” ke Tripoli untuk merebut wilayah itu dari pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui secara internasional.

Divisi Informasi Perang pasukan Haftar, mengumumkan di Facebook pada Sabtu lalu, bahwa Jenderal Haftar diperkirakan akan menyampaikan pidato untuk mengumumkan peluncuran operasi terbaru terhadap Tripoli.

Divisi Informasi Perang juga mengonfirmasi bahwa angkatan udara pasukan Haftar telah melakukan serangan intensif di dan sekitar kota Gharyan. Selain, itu serangan darat terus-menerus dilakukan di sekitar kantor Perdana Menteri di dalam Tripoli.

Brigadir Jenderal Saleh Buhliqa, seorang petugas operasi Brigade Infanteri ke-73 Angkatan Bersenjata Libya, mengatakan kepada kantor berita Rusia Sputnik bahwa pasukan Haftar sedang bersiap-siap untuk memasuki Al Karama Martyrs Square di pusat Tripoli.

Dia mengonfirmasi bahwa pasukan akan melakukan pengejaran setelah berhasil menguras kekuatan mereka, dan menjebak mereka di sudut yang sempit.

“Pembebasan penuh ibu kota Libya, Tripoli, semakin dekat,” ujarnya.

Divisi Informasi Perang pasukan Haftar meminta penduduk ibukota untuk berhati-hati dan menghindari sebanyak mungkin daerah bentrokan dan konsentrasi militer dari faksi bersenjata GNA, terutama di daerah Salah Al-Din dan Al-Hadaba.

Sejak 4 April, terjadi pertempuran bersenjata di Tripoli setelah peluncuran operasi militer untuk mengendalikan ibukota di tengah kecaman internasional yang meluas dan meningkatnya kekhawatiran akan harapan untuk mencapai solusi politik.

BACA JUGA  Sulitnya Militer Prancis Buru Jihadis di Hutan Burkina Faso, Dipaksa Seperti "Kucing dan Tikus"

Sejak 2011, Libya telah dikunci dalam perjuangan untuk legitimasi dan otoritas antara pasukan GNA yang dipimpin oleh Fayez Al-Sarraj, di barat, dan Haftar di timur.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga