Fahira Idris: Tudingan Enzo Radikal adalah Asumsi Prematur

Foto: Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Fahira Idris

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris, meminta semua pihak menghargai dan menghormati proses seleksi calon prajurit taruna akademi TNI yang meloloskan Enzo Zenz Allie. Menurutnya, jangan sampai hanya karena asumsi terkait kecintaan Enzo terhadap agamanya, beberapa pihak bebas menuding Enzo terlibat organisasi tertentu bahkan menuding TNI kecolongan.

“Kita semua tahu lolos Akmil tidak mudah. Prosesnya baik fisik, mental, maupun ideologi juga sangat berat. Selain sangat selektif, TNI juga sangat profesional. Jadi mari kita hargai keputusan TNI yang telah meloloskan Enzo,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Senin (12/08/2019).

“Tudingan beberapa pihak bahwa Enzo berpaham radikal, baru sebatas asumsi jadi sangat prematur. Apalagi tudingan yang menyebut TNI kecolongan itu berlebihan. TNI lebih paham bibit dan bobot calon tarunanya,” sambungnya.

Fahira meminta semua pihak agar obyektif dalam melihat dan menilai berbagai tuduhan yang diarahkan kepada Enzo. Jangan sampai kecintaan seorang anak muda terhadap agamanya malah diartikan tidak cinta NKRI atau tidak nasionalis, bahkan dituding berpaham radikal.

“Setelah seorang anak muda yang memang bercita-cita menjadi penjaga negara dan Pancasila melewati proses seleksi yang berat, kemudian dengan mudahnya beberapa pihak menuduhnya radikal dan harus dicopot dari Akmil. Kita harus obyektif. Ini menyangkut cita-cita dan masa depan seorang anak,” tukas Senator Jakarta ini.

BACA JUGA  Anies Baswedan: Reuni 212 Membawa Pesan Damai

Fahira berharap semua pihak mempercayakan persoalan ini kepada TNI dan berhenti mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang sifatnya menuding baik kepada Enzo maupun kepada TNI. Lolosnya Enzo dalam seleksi akademi militer harusnya menjadi parameter utama bahwa kecintaan Enzo akan NKRI tidak perlu diragukan lagi.

“Bagi saya cita-cita Enzo menjadi prajurit TNI dan berhasil melewati seleksi adalah implementasi nyata kecintaannya terhadap negeri ini. Saya berharap langkah Enzo untuk menjadi prajurit tangguh penjaga NKRI bisa menjadi kenyataan,” pungkas Fahira.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga