74 Tahun Indonesia Merdeka, Muhammadiyah: Masalah Ekonomi Masih Jadi PR

Foto: Ketua PP Muhammadiyah Dr. Anwar Abbas.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas menegaskan bahwa kemerdekaan yang kita proklamasikan artinya adalah kita telah terbebas dari penjajahan. Maka, kita tidak bisa diperbudak dan diperlakukan semena-mena lagi oleh bangsa lain di dunia.

“Untuk itu kita harus bisa jadi bangsa yang mandiri dan berdaulat. Berdaulat secara politik dan ekonomi. Maka, persatuan dan kesatuan bangsa harus bisa kita jaga dan tingkatkan karena dengan itulah kita akan mampu menghadapi dan mengatasi masalah yang kita hadapi,” ujarnya saat dihubungi Kiblat.net pada Jumat (16/08/2019).

Anwar menekankan bahwa segala hal yang akan merusak persatuan kesatuan kita sebagai bangsa harus kita hindari. Terutama dalam bidang ekonomi. Jangan sampai, kata dia, ekonomi di negeri ini hanya dikuasai oleh segelintir orang.

“Karena kalau itu yang terjadi maka konflik horizontal tidak mustahil akan pecah dan itu akan bisa membuat bangsa ini porak poranda dan kita tidak mau itu,” tuturnya.

Menurutnya, masalah ekonomi masih menjadi PR bagi bangsa ini, terutama bagi umat islam. Ia berpendapat, harus ada perubahan dalam dunia pendidikan kita. Karena selama ini dunia pendidikan kita hanya bisa meluluskan para pencari kerja tidak pencipta lapangan kerja.

“Jadi dunia pendidikan kita semestinya bisa mencetak entrepreneur dan intrapreneur. Karena ditangan merekalah ekonomi umat dan ekonomi bangsa ini bisa menjadi kuat,” pungkasnya.

BACA JUGA  Hidayat Nur Wahid: Upaya Pembakaran Baliho HRS Bentuk Tindak Pidana

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Rizal Ramli: Tanpa Corona, Ekonomi Kita Tetap Anjlok

Indonesia - Rabu, 18/03/2020 15:13