Polisi Sri Lanka Tangkap Mantan Pemimpin Jamaat-e-Islami

KIBLAT.NET, Kolombo – Partai Jamaat-e-Islami Sri Lanka mengumumkan pada Senin (26/08/2019) bahwa mantan pemimpinnya Profesor Rashid Hajj Al-Akbar ditangkap oleh pasukan keamanan. Penangkapan itu dikaitkan dengan  membantu gerakan “terorisme”.

Menurut pernyataan resmi organisasi Islam tersebut, profesor yang kini berusia 59 tahun itu ditangkap pada Sabtu lalu di kediamannya.

Pernyataan itu menambahkan bahwa penangkapan Hajj Al-Akbar terjadi atas dasar keluhan yang menuduhnya membantu orangisasi Jama’ah At-Tauhid Al-Wathaniyah yang dituding dibalik serangkaian serangan bom pada Hari Paskah tahun ini.

Jamaat-e-Islami menegaskan bahwa tuduhan terhadap mantan pemimpinnya “tidak berdasar.”

Pernyataan itu mengatakan Jamaat-e-Islami di Sri Lanka merupakan organisasi agama masyarakat sipil yang di Sri Lanka dan mengadopsi pemikiran moderat.

Kami, lanjut pernyataan tersebut, melakukan kegiatan secara transparan dan sesuai dengan hukum Sri Lanka, dan sangat menentang semua bentuk terorisme dan ekstremisme.

“Profesor Rashid Haji Al-Akbar tidak ada hubungannya dengan Jama’ah At-Tauhid Al-Wathaniyah atau kelompok teroris apa pun,” tegas pernyataan tersebut seperti dilansir dari Andolu Agency.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa penangkapan itu dilakukan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh pengadilan.

Pada 21 April, Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan bom 8 gereja dan hotel di Sri Lanka, bertepatan dengan perayaan Kristen Paskah, menewaskan 290 orang dan melukai lebih dari 500.

Sehari setelah serangan, pihak berwenang menyatakan keadaan darurat di negara itu, yang berakhir pada 22 Agustus.

BACA JUGA  Favipiravir Buatan Jepang Disebut Efektif Obati Corona

Jamaat-e-Islami merupakan gerakan nasionalis politik Islam dan sayap kanan muslim yang didirikan pada 1941 di India oleh Abul Ala Maududi. Gerakan ini sangat berkembang pesat di India dan sekitarnya, termasuk Sri Lanka.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Suhli El-Izzi

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga

Para Pejabat Muslim Sri Lanka Mengundurkan Diri Massal

Wilayah Lain - Selasa, 04/06/2019 11:20