Insiden Dhamar, Koalisi Saudi: Kami Tidak Tahu Ada Penjara di Lokasi

Foto: Lokasi yang dibombardir militer kolaisi Saudi di Dhamar, Ahad lalu [foto: AFP]

KIBLAT.NET, Koalisi militer Arab pimpinan Arab Saudi, Senin (02/09/2019), mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui keberadaan penjara di lokasi militer pemberontak Syiah Hutsi di provinsi Dhamar, Yaman, yang dibombardir Ahad lalu. Menurut Palang Merah Internasional (ICRC), sebanyak 100 orang tewas dalam serangan udara tersebut.

“Milisi Hutsi harus memikul tanggung jawab penuh karena menjadikan lokasi ini sebagai tempat penghilangan paksa warga negara Yaman,” kata juru bicara koalisi Kolonel Turki Al-Maliki dalam konferensi pers di Riyadh, seperti dilansir AFP.

Ia menjelaskan, laporan adanya penjara di lokasi tersebut dari ICRC yang telah mengunjungi lokasi target pada beberapa kesempatan. Namun, lembaga itu tidak menyampaikannya kepada komando pasukan koalisi melalui mekanisme yang ada.

Koalisi mengumumkan pada Ahad bahwa pihaknya menargetkan “lokasi militer” pemberontak Yaman di Dhamar, selatan ibukota Yaman, Sanaa.

ICRC memperkirakan bahwa lebih dari 100 orang tewas dalam serangan itu. Lembaga itu menekankan bahwa lokasi yang ditargetkan adalah “bekas gedung sebuah perguruan tinggi yang telah lama digunakan sebagai pusat penahanan.”

Tetapi Maliki menekankan bahwa koalisi tidak menyadari keberadaan pusat penahanan itu. Ia menekankan bahwa target adalah “lokasi militer yang sah” di mana para pemberontak memproduksi dan menyimpan drone dan senjata pertahanan udara.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga