Suasana Haru Iringi Sholat Jenazah Rozian

Foto: Jenazah Muhammad Rozian (17), santri korban penusukan sedang dishalatkan. (radarcirebon)

KIBLAT.NET, Cirebon – Hampir seluruh santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah menangis tatkala mensholatkan jenazah Muhammad Rozian (17), santri yang meninggal ditusuk preman pada Jumat (06/09/2019) malam.

Rozian disholatkan di masjid yang berada di lokasi Ponpes pada Sabtu (07/09/2019) dini hari, sekitar pukul 03:00 WIB. Suasana haru sangat terasa, terlebih ketika ibunda Rozian memberikan kata sambutan.

Dalam rilis yang diterima Kiblat.net, ibunda Rozian menyampaikan sambutan yang cukup mengharukan. Berikut sambutannya:

“Saya yakin Rozien husnul khotimah, buktinya udah saya mau jemput di gramedia ia memilih menyebrang jalan untuk menunggu  saya disana, tapi Allah yang mempunyai rencana sebaik-baiknya rencana.

Malam ini rencananya kami akan pulang bersama, ternyata memang kami pulang bersama. Teman-teman Rozien selesaikan pendidikan disini dengan sungguh-sungguh seperti apa yang dicita-cita Rozien. Qistan kemarin bercerita ia tampil memakai blangkon memberikan ceramah lebih dari 10 menit dengan semangat luar biasa sampai hari akhirnya ia melakukan yang ia sukai yaitu membaca buku Insha Allah.

Teman-teman semua mewakili ananda, mohon dimaafkan kekurangannya, mohon dibukakan pintu maaf untuk almarhum. Turutilah para walisantri,  wali asrama, turutilah para ustad di sini seperti rozien memberlakukan mereka. Selama 6 tahun Rozien disini, saya sudah bersiap-siap untuk mengikuti haflah (wisuda)  nantinya. Ternyata Allah yang mempersiapkan itu .

Mohon doa setelah ini kami pulang ke Banjarmasin, mohon doa semua semoga lancar, semoga dimudahkan insha Allah anak saya, sebagai ibunya saya yakin ia anak yang soleh husnul khotimah sampai hari akhir pun tidak pernah mau menyusahkan orang tuanya, sampai dia menyeberang jalan untuk membuat saya tidak memutar, memikirkan hal yang kecil, Ya Allah luar biasa, berbaktilah kepada orang tuamu karena itulah tiket ke surgamu insha Allah seperti ananda lakukan.

Terimakasih kepada ustadz semuanya, Ya Allah, kenapa saya ingin membawa kesini karena saya tau cinta Rozien itu ada disini, saya tahu Rozien cinta dengan Husnul , mohon maaf kami sebagai orang tua bila ada salah.”

Jenazah Rozian kemudian diterbangkan ke Banjarmasin pada Sabtu pagi (07/09/2019).

BACA JUGA  PKS: Presiden Harus Lakukan Langkah Cepat Selesaikan Rusuh Wamena

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Rusydan

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Baca Juga